Selasa, 12 Mei 2026

Sering Main Handphone Bisa Ganggu Kesuburan 

Hal ini diungkapkan oleh Ginekologi Konsultan Fertilitas dari RS Brawijaya, dr. Mohammad Haekal, SpOH-KFER, FICS, MIGS

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
ALTERNATIVE DAILY
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seiring berjalannya waktu, manusia tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan teknologi. 

Salah satu teknologi yang sulit diacuhkan adalah handphone. Lewat handphone, segala informasi bisa didapatkan hanya dari genggaman. 

Namun siap sangka, penggunaan handphone berlebihan bisa berpengaruh bagi kesuburan pria dan perempuan. 

Baca juga: Dokter Ungkap Faktor Penyebab Menurunnya Kualitas Sperma yang Bisa Pengaruhi Kesuburan

Hal ini diungkapkan oleh Ginekologi Konsultan Fertilitas dari RS Brawijaya, dr. Mohammad Haekal, SpOH-KFER, FICS, MIGS

"Sangat berpengaruh (penggunaan handphone berlebihan) terhadap hormon baik pria maupun wanita," ungkapnya saat dijumpai awak media di bilangan Jakarta, Rabu (7/8/2024). 

Lebih lanjut ia pun menjelaskan kaitan handphone dengan gangguan kesuburan.

"Dia punya efek baik magnetic resonance ke spermanya. Hormonnya meningkat sehingga tidak baik kualitas spermanya, begitu pula ke telur merusak telur, merusak konten DNA spermanya," jelasnya. 

Selain itu Haekal menambahkan radiasi ponsel yang dapat mempengaruhi kualitas sperma menjadi jelek ini bukan hanya karena diletakkan ke saku celana saja.

Tapi juga dipengaruhi seberapa lama menghabiskan waktu di depan layar atau screen time. 

Semakin lama bermain handphone, maka waktu istirahat juga ikut terpangkas. 

"Terus main hp sebelum tidur, kan akhirnya jadi enggak tidur," sambung dr Haekal. 

Seperti yang diketahui, pola tidur yang baik dan berkualitas memengaruhi kesuburan baik pada wanita maupun pria. 

Punya jadwal tidur yang baik akan menyegarkan tubuh, otak, dan mengatur hormon-hormon penting di dalam tubuh, termasuk hormon reproduksi.

Oleh karena itu, dr Haekal pun menyampaikan perlu membatasi penggunaan screen time setiap harinya. 

"Ada yang namanya screen time, itu sangat berpengaruh terhadap kehamilan.Batasannya di bawah 40 jam seminggu," tutupnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved