Jumat, 15 Mei 2026

Kenali Perbedaan Mata Kering Biasa dan Mata Kering dengan Autoimun

Mata kering menjadi salah satu kondisi mata yang paling umum terjadi, bisa menjadi tanda awal saat terserang penyakit autoimun

Tayang:
Tribunnews/Rina Ayu
AUTOIMUN. Berikut beda mata kering biasa dan mata kering dengan autoimun, seperti yang disampaikan dokter penyakit dalam Dr. Laurentius Aswin Pramono dalam kegiatan peringatan Bulan Kesadaran Mata Kering 2025 yang digelar di JEC Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (16/7/2025). 

Mata kering dengan autoimun ada gejala sistemik: mulut kering, nyeri sendi,
kelelahan, ruam kulit, bengkak sendi

Respon Terapi

Mata kering biasa cukup dengan terapi air mata buatan.

Mata kering dengan autoimun perlu terapi tambahan: imunosupresif, steroid topikal, sistemik.

Riwayat Kesehatan

Mata kering biasa tanpa ada riwayat keluarga yang terkena autoimun.

Mata kering dengn autoimun sering ada riwayat autoimun pribadi/keluarga.

Apa itu Penyakit Autoimun?

Ia menerangkan, autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh, yang seharusnya melindungi, justru menyerang jaringan sehat tubuh sendiri.

Ketika ini terjadi pada kelenjar eksokrin, seperti kelenjar air mata, bisa menimbulkan peradangan kronis dan penurunan produksi air mata sehingga menyebabkan mata kering.

"Sindrom Sjögren menjadi salah satu contoh paling umum, yakni ketika sistem imun menyerang kelenjar penghasil air mata dan air liur, sehingga penderitanya bisa mengalami mata kering sekaligus mulut kering secara bersamaan," terang dokter di JEC Menteng ini.

Selain Sindrom Sjögren, penyakit autoimun lain juga dapat memicu mata kering, antara lain lupus, rheumatoid arthritis (RA), dan scleroderma.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved