Diabetes Tipe 5, Penyakit yang Mengincar Anak Kurus dan Kurang Gizi
Meski sama-sama ditandai kadar gula darah tinggi, diabetes tipe 5 memiliki mekanisme berbeda dengan diabetes tipe 1.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama ini, diabetes identik dengan gaya hidup tidak sehat, konsumsi gula berlebih, dan tubuh gemuk.
Namun, hasil kajian terbaru internasional membuktikan bahwa penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak dan remaja kurus dengan status gizi buruk.
Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital Permata Hijau Pandu Tridana Sakti, Sp. PD, AIFO-K.
Fenomena ini dikenal dengan istilah diabetes tipe 5 atau malnutrition related diabetes.
Baca juga: Bukan Lagi Penyakit Orang Tua! Diabetes Incar Usia 20–30 Tahun, Ini Faktanya
Terminologi ini resmi diumumkan pada World Diabetes Congress di Bangkok pada 2005 oleh International Diabetes Federation (IDF).
"Diabetes tipe 5 itu atau nama lainnya adalah malnutrition related diabetes. Yaitu diabetes yang utamanya disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, terutama pada masa anak-anak dan remaja awal,” jelasnya pada diskusi media di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Beda dari Diabetes Tipe 1
Meski sama-sama ditandai kadar gula darah tinggi, diabetes tipe 5 memiliki mekanisme berbeda dengan diabetes tipe 1.
Pada diabetes tipe 1, penyebab utamanya adalah autoimun yang merusak sel beta pankreas penghasil insulin.
Sedangkan pada diabetes tipe 5, kerusakan terjadi karena defisiensi insulin akibat malnutrisi jangka panjang.
Syarat diagnosisnya mencakup seperti tidak terdeteksi auto antibodi. Riwayat kekurangan gizi kronis, hingga indeks Massa Tubuh (IMT) < 18>
“Pasiennya kurus, indeks massa tubuhnya kecil di bawah 18,5, tapi gulanya tinggi. Dari situ ahli-ahli kami dari IDF itu concern dan mengklasifikasikan diabetes tipe 5 ini,"imbuhnya.
Daerah Rentan dan Minim Perhatian
Penyakit ini kerap ditemukan di negara atau wilayah dengan sumber daya terbatas, di mana angka malnutrisi tinggi.
Ironisnya, karena tidak banyak diketahui, penderita sering salah diagnosis atau telat mendapatkan penanganan.
Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang membutuhkan insulin suntik, penderita diabetes tipe 5 umumnya cukup diobati dengan obat oral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENYEBAB-DIABETES-Pakai-Insulin.jpg)