Hernia Bisa Muncul Sejak Bayi, Ketahui Tanda Khas yang Mudah Dikenali Orang Tua
Deteksi dini hernia bukan hanya membantu mencegah komplikasi, tetapi juga memberi ketenangan bagi orang tua memahami kondisi anak.
Meski sebagian besar hernia pada anak tidak menimbulkan nyeri pada awalnya, kondisi ini tetap membutuhkan evaluasi dokter.
Aliran darah ke usus bisa terhambat bila hernia terjepit, sehingga menimbulkan risiko serius.
Gejala seperti benjolan yang tidak dapat didorong kembali, perubahan warna kulit, nyeri hebat, atau anak tampak sangat rewel perlu mendapat perhatian segera.
Berbeda dengan mitos yang mengatakan bahwa hernia bisa sembuh sendiri, sebagian besar kasus pada anak membutuhkan tindakan untuk menutup celah otot agar tidak membahayakan organ dalam.
Mengapa Tindakan Dini Penting?
Penanganan dini dapat membantu anak terhindar dari komplikasi. Prosedur penanganan hernia pada anak cenderung aman dan proses pemulihannya cepat.
Dr. Andi menegaskan pentingnya penanganan segera untuk mencegah risiko lebih berat.
“Jadi sebaiknya segera setelah terdiagnosis. Semisal sudah, oh muncul ini, ada benjolan, kemudian diperiksakan ke dokter, dibutuhkanlah untuk biasanya langsung tindakan saja,"imbuhnya.
Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan di rumah, misalnya dengan meraba area perut, pusar, dan selangkangan ketika anak mandi.
Bila tampak benjolan yang tidak biasa, konsultasi ke dokter bedah anak menjadi langkah terbaik.
Deteksi dini bukan hanya membantu mencegah komplikasi, tetapi juga memberi ketenangan bagi orang tua dalam memahami kondisi tubuh anak secara lebih menyeluruh.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-Bayi-121.jpg)