Sabtu, 18 April 2026

Solusi Ahli Agar Gigi Palsu Nyaman Dipakai, Tanpa Khawatir Goyang dan Bisa Bebas Senyum

Kekhawatiran bahwa gigi palsu tampak goyang, membuat sebagian orang menahan ekspresi dan membatasi interaksi dalam kegiatan sosial.

Penulis: Anita K Wardhani
Editor: Willem Jonata
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pengguna gigi palsu tak jarang terlihat canggung karena takut giginya goyang.
  • Tak sedikit orang menahan ekspresi dan membatasi interaksi dalam kegiatan sosial gara-gara gigi palsu.
  • Ada solusi yang ditawarkan ahli agar pengguna gigi palsu bisa tersenyum dengan bebas selayaknya memiliki gigi asli.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi banyak pengguna gigi palsu, rasa canggung saat berbicara atau tersenyum sering muncul tanpa disadari.

Kekhawatiran bahwa gigi palsu tampak goyang, membuat sebagian orang menahan ekspresi dan membatasi interaksi dalam kegiatan sosial.

Fenomena ini juga disinggung dalam kajian prostodonsia yang dimuat di Indonesian Journal of Prosthodontics.

Dalam kajian tersebut, stabilitas gigi tiruan disebut sebagai faktor penting dalam kenyamanan pengguna. Gigi tiruan yang tidak menempel dengan baik dapat membuat gerakan mulut terasa tidak natural, terutama saat berbicara atau makan bersama orang lain.

Baca juga: Perlu Saran Dokter untuk Menentukan Pilihan antara Pakai Gigi Palsu atau Implan Gigi

Seorang dokter gigi, drg. Zahrah Almira, menjelaskan bahwa perubahan bentuk jaringan mulut memang wajar terjadi pada pengguna gigi tiruan.

“Seiring waktu, tulang pendukung dan gusi bisa mengalami perubahan, dan gigi tiruan sendiri mengalami wear and tear karena dipakai makan. Jika kebersihan mulut dan gigi tiruan tidak terjaga, kondisi ini makin mempercepat gigi tiruan terasa longgar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengguna dapat mempertimbangkan relining atau menggunakan perekat gigi tiruan untuk membantu meningkatkan stabilitas sehari-hari.

Kecemasan tersebut biasanya meningkat dalam situasi sosial seperti rapat, acara keluarga, atau pertemuan komunitas.

Pengguna lebih berhati-hati dengan gerakan mulutnya, sehingga momen yang seharusnya menyenangkan terasa penuh kewaspadaan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman ini, para ahli menyarankan beberapa langkah perawatan, seperti memastikan kebersihan gigi tiruan, memperhatikan kecocokan basis gigi tiruan, serta menggunakan perekat gigi palsu jika diperlukan untuk meningkatkan stabilitas harian.

Perekat dapat membantu mengurangi pergeseran kecil yang mengganggu kepercayaan diri pengguna.

Salah satu produk perekat yang digunakan sejumlah pengguna adalah Hogident, perekat gigi palsu lokal dengan Improved Formula dan daya rekat hingga 20 jam.

Produk ini dirancang untuk membantu menjaga stabilitas gigi tiruan sepanjang hari, dengan penggunaan yang sederhana dan penyimpanan pada suhu ruangan.

Dengan pemahaman yang tepat, pengguna gigi palsu dapat kembali bersosialisasi dengan lebih percaya diri tanpa harus khawatir gigi tiruan tampak bergeser saat berbicara atau tersenyum.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved