Dokter Ungkap Bahaya Mikroplastik, Bisa Picu Batuk Kronis hingga Kanker Paru
Ukuran mikroplastik yang sangat kecil memungkinkan partikel ini terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Hal tersebut bisa memicu gangguan paru.
Tayang:
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
HUJAN MIKROPLASTIK - Pengendara roda dua melintas saat hujan di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (3/11/2025). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan setelah hujan karena air langit itu, menurut temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional, mengandung mikroplastik.
Selain itu, individu dengan penyakit penyerta seperti diabetes, gangguan autoimun, HIV, serta mereka dengan daya tahan tubuh lemah juga perlu lebih waspada terhadap paparan mikroplastik di lingkungan.
Temuan mikroplastik dalam air hujan menunjukkan bahwa paparan tidak lagi bersifat jauh atau abstrak.
Kesadaran terhadap dampak mikroplastik menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan paru dan sistem pernapasan masyarakat perkotaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Hujan-Jakarta-Mengandung-Mikroplastik_20251103_163227.jpg)