Minggu, 3 Mei 2026

Mengenal TEG, Pemeriksaan Pembekuan Darah yang Bantu Deteksi Risiko Perdarahan hingga Penyumbatan

Layanan TEG didukung oleh fasilitas medis komprehensif dan kolaborasi multidisiplin dalam satu lokasi. Hal ini mudahkan pasien mendapatkan konsultasi.

Tayang:
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: willy Widianto
HO/IST/IST/HO
PEMERIKSAAN PEMBEKUAN DARAH - dr.Petty Atmadja, Sp.PK, spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang mengatakan, risiko perdarahan hebat maupun penyumbatan pembuluh darah kerap datang tanpa gejala, namun kini dapat dipetakan lebih dini melalui teknologi medis bernama Thromboelastography (TEG). Metode pemeriksaan berbasis viscoelastometric ini mampu memantau proses pembekuan darah secara real-time, mulai dari kaskade koagulasi, agregasi trombosit, hingga kekuatan dan peluruhan bekuan darah. 

Ringkasan Berita:
  • TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah berbasis viscoelastometric yang menilai proses koagulasi secara real-time
  • Pemeriksaan ini membantu mendeteksi risiko perdarahan, penyumbatan, serta memantau terapi pasien jantung, pascaoperasi, dan ibu hamil dengan preeklamsia
  •  TEG sebelum dan setelah operasi, dokter dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi pembekuan darah pasien

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Risiko perdarahan hebat maupun penyumbatan pembuluh darah kerap terjadi tanpa gejala yang jelas dan sering kali baru terdeteksi ketika kondisi sudah memburuk. Kini, risiko tersebut dapat dipetakan lebih dini melalui teknologi medis bernama Thromboelastography (TEG), sebuah metode pemeriksaan berbasis viscoelastometric yang mampu memantau proses pembekuan darah secara menyeluruh dan real-time.

Baca juga: Farmasi dan Layanan Cuci Darah RSUD Aceh Tamiang Segera Beroperasi Kembali

Teknologi ini memberikan gambaran lengkap mulai dari kaskade koagulasi, fungsi trombosit, hingga kekuatan dan peluruhan bekuan darah, sehingga membantu dokter mengambil keputusan medis yang lebih akurat dan aman bagi pasien.

Dokter Petty Atmadja, Sp.PK, spesialis Patologi Klinik dari Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan bahwa TEG memiliki keunggulan dalam mendeteksi risiko perdarahan abnormal maupun penyumbatan pembuluh darah yang kompleks, yang sering kali sulit teridentifikasi melalui pemeriksaan laboratorium konvensional.

“TEG bermanfaat untuk mendiagnosis kelainan pembekuan darah yang kompleks, mengawasi terapi antikoagulan dan antiplatelet pada pasien jantung dan pembuluh darah, memantau kondisi koagulasi sebelum dan sesudah operasi, serta melakukan skrining gangguan pembekuan pada kehamilan dan lansia,” ujar dr. Petty, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah, khususnya yang telah menjalani operasi jantung, umumnya memerlukan terapi antikoagulan atau antiplatelet untuk mencegah kekambuhan serangan.

Melalui pemeriksaan TEG sebelum dan setelah tindakan medis, dokter dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi pembekuan darah pasien, menilai efektivitas terapi, serta memantau respons terhadap obat yang diberikan.

Dengan informasi tersebut, proses pengobatan dapat dilakukan secara lebih aman, akurat, dan bersifat individualized sesuai kondisi masing-masing pasien.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Isabella Lalenoh, SpJP, menambahkan bahwa dalam bidang kardiologi, TEG membantu dokter mendapatkan informasi cepat terkait proses pembekuan darah, sehingga terapi dapat disesuaikan secara tepat, termasuk dalam penggunaan obat pengencer darah pada pasien dengan pemasangan ring jantung.

“Pemeriksaan ini juga bermanfaat untuk pasien yang menggunakan cardiac assist device atau jantung buatan, serta membantu dokter memperkirakan risiko perdarahan pada pasien yang dirawat di ICU dan akan menjalani tindakan medis kecil,” jelas dr. Isabella.

Deteksi Dini 

Sementara itu, dari sisi kebidanan dan kandungan, dr. Andre Viscountie Saputra, SpOG, FMAS, FICS, spesialis Obstetri dan Ginekologi, menyampaikan bahwa TEG sangat berguna untuk membedakan kondisi pembekuan darah normal pada kehamilan dengan kondisi yang tidak normal, seperti akibat preeklamsia.

Baca juga: 8,5 Persen Ibu Hamil Terdeteksi Depresi, Nutrisi Jadi Kunci

“Dengan TEG, gangguan pembekuan darah dapat diketahui lebih dini. Hasil pemeriksaan juga dapat menunjukkan tingkat keparahan preeklamsia, sehingga dokter dapat memantau perkembangan penyakit dan memperkirakan risikonya,” ujarnya.

Pemeriksaan Mudah Tanpa Puasa

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved