Sabtu, 25 April 2026

Natal dan Tahun Baru 2026

Libur Natal dan Tahun Baru saat Musim Hujan, Waspadai Risiko Kesehatan Ini Agar Liburan Tetap Aman

Dicky Budiman mengingatkan bahwa penghujung dan awal tahun di Indonesia merupakan periode yang secara alami lebih rentan terhadap gangguan kesehatan

Dokumentasi pribadi
WASPADA GANGGUAN KESEHATAN - Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman. Dicky Budiman mengingatkan bahwa penghujung dan awal tahun di Indonesia merupakan periode yang secara alami lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, baik pada level individu maupun masyarakat. 

 

Ringkasan Berita:
  • Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan bahwa penghujung dan awal tahun di Indonesia merupakan periode yang secara alami lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, baik pada level individu maupun masyaraka
  • Akhir tahun di Indonesia hampir selalu bertepatan dengan musim hujan
  • Kondisi ini menjadi faktor penting meningkatnya berbagai penyakit menular, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan dan lingkungan

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Libur panjang Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momen yang dinanti banyak keluarga. 

Namun di balik euforia perjalanan, ibadah, dan wisata akhir tahun, ada tantangan kesehatan yang kerap luput disadari.

Baca juga: Beda Parenting Tegas dan Galak, Apa Dampaknya untuk Kesehatan Mental Anak?

Dokter sekaligus Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan bahwa penghujung dan awal tahun di Indonesia merupakan periode yang secara alami lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, baik pada level individu maupun masyarakat.

“Jadi secara umum penghujung dan awal tahun di Indonesia adalah periode dengan risiko kesehatan yang meningkat. Bukan karena satu faktor tunggal tapi akibat akumulasi beberapa risiko yang saling berinteraksi,” ujar Dicky pada keterangannya, Jumat (26/12/2025). 

Baca juga: 45 Tahun AbadiNusa : Dari Fondasi Kuat hingga Strategi Masa Depan Industri Kesehatan Indonesia

Musim Hujan dan Penyakit yang Mengintai

Akhir tahun di Indonesia hampir selalu bertepatan dengan musim hujan

Kondisi ini menjadi faktor penting meningkatnya berbagai penyakit menular, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan dan lingkungan.

“Akhir dan awal tahun di negara tropis seperti Indonesia itu biasanya bertepatan dengan musim hujan. Yang ini meningkatkan risiko infeksi saluran pernafasan akut, influenza-like illness, juga COVID-19 varian yang bersirkulasi,” jelasnya.

Selain penyakit pernapasan, musim hujan juga meningkatkan risiko demam berdarah, leptospirosis, serta penyakit yang menular melalui makanan dan air. 

Risiko ini bisa semakin besar ketika aktivitas luar rumah meningkat selama libur panjang.

Mobilitas Tinggi, Penularan Makin Mudah

Libur Natal dan Tahun Baru identik dengan mobilitas penduduk yang tinggi. Mudik, wisata, dan ibadah massal membuat interaksi antarindividu meningkat drastis. 

Kondisi ini membuka peluang penularan penyakit antar manusia, terutama di ruang padat dan tertutup.

Tak hanya itu, akhir tahun juga sering diwarnai peningkatan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan gelombang tinggi. 

Dampaknya tidak hanya pada keselamatan perjalanan, tetapi juga pada akses layanan kesehatan dan distribusi obat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved