Waspada! Jerawat dan 3 Masalah Kulit Ini Paling Sering Muncul Saat Hujan
Musim hujan bikin kulit bermasalah: jerawat meledak, eksim kambuh, jamur menyerang. Waspada 4 gangguan kulit paling sering muncul saat hujan!
“Pada orang dengan dermatitis atopik, barier kulit tidak sekuat orang normal. Saat mudah berkeringat, celah kulit menjadi pintu masuk bakteri dan jamur,” terang dr. Ambar.
Keringat yang mengandung garam memperparah iritasi.
Saat menguap, kulit semakin kering, gatal, dan berisiko terinfeksi jika digaruk terus-menerus.
4. Infeksi Jamur, Bakteri, dan Parasit
Lingkungan lembap saat musim hujan adalah kondisi favorit bagi jamur dan bakteri.
Kasus panu, kandidiasis kulit, hingga infeksi jamur di lipatan tubuh meningkat.
Aktivitas seperti sering kehujanan atau bermain air kotor bisa membuka jalan bagi infeksi bakteri melalui luka kecil, yang berkembang menjadi pioderma.
Infeksi parasit seperti skabies juga lebih mudah menyebar karena tungau penyebabnya menyukai area hangat dan lembap, terutama di lipatan kulit.
“Kulit yang lembab akan mudah sekali tumbuh subur jamur,” pungkas dr. Ambar.
Musim hujan bukan alasan untuk abai pada kesehatan kulit.
Menjaga kebersihan tubuh, segera mengganti pakaian basah, dan memastikan kulit tetap kering adalah langkah penting untuk mencegah masalah semakin parah.
Kulit sehat di musim hujan bukan sekadar estetika, tetapi juga perlindungan tubuh dari infeksi yang bisa berdampak lebih serius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Seorang-remaja-tampak-dengan-jerawat-di-wajahnya.jpg)