Kamis, 28 Mei 2026

Virus Nipah

Epidemiolog Nilai Pengetatan Skrining Virus Nipah Bukan Karena Wabah Memburuk

Sejumlah negara Asia memperketat skrining di bandara dan pintu masuk negara, meski jumlah kasus yang terlapor sangat terbatas.

Tayang:
kompas.com
ILUSTRASI VIRUS NIPAH - Epidemiolog Dicky Budiman menegaskan, respons ketat tersebut bukan karena wabah memburuk, melainkan karena adanya ketidakpastian awal dalam fase terbaru kemunculan kasus Nipah. 

Pelajaran Pasca Covid-19 Pengaruhi Kebijakan

Dicky menjelaskan, respons cepat berupa airport screening lintas negara merupakan cerminan pembelajaran kebijakan setelah pandemi Covid-19. 

Negara-negara Asia kini cenderung lebih waspada dan risk averse dalam menghadapi sinyal penyakit baru.

“Early overreaction is cheaper than late underreaction,” katanya, menjelaskan prinsip kehati-hatian yang kini dianut banyak negara.

Pemeriksaan di bandara bukan berarti ada indikasi wabah besar, melainkan upaya memastikan tidak ada kasus impor yang lolos deteksi awal.

Bukan Eskalasi Global, Tapi Respons Dini

Dicky menegaskan, hingga saat ini belum ada bukti bahwa virus Nipah mengalami perubahan pola transmisi atau terjadi penularan komunitas berkelanjutan lintas negara.

“Sebetulnya tidak atau belum memburuk. Dan tidak ada bukti bahwa virusnya berubah atau pola transmisinya meningkat,” tegasnya.

Ia mengingatkan, respons kebijakan yang cepat dan terukur justru merupakan langkah tepat, selama tidak dibarengi dengan sensasionalisasi yang menyesatkan.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved