Rabu, 10 Juni 2026

Kasus Sedikit, Dampak Bisa Fatal, Ini Mengapa Virus Nipah Perlu Waspada Tinggi

Meski tidak mudah menular, virus ini tetap dipandang sebagai ancaman serius karena dampaknya yang dapat sangat fatal jika tidak terdeteksi sejak dini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
kompas.com
Ilustrasi virus Nipah - Virus Nipah kembali menjadi perhatian setelah dua kasus terkonfirmasi muncul di India.  

Diperkirakan antara 40 persen hingga 75 persen dan berpotensi menyebabkan epidemi.

Baca juga: Menkes Ungkap Alasan Indonesia Belum Tutup Pintu Perbatasan di Tengah Ancaman Virus Nipah

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada sensasionalisasi angka kematian tanpa memahami konteks epidemiologinya.

“Case fatality rate yang tinggi tidak serta-merta mengartikan bahwa penyakit ini ganas,” jelas Dicky.

Tingginya angka kematian, menurutnya, berkaitan dengan belum tersedianya vaksin dan terapi spesifik untuk virus Nipah.

Dicky menambahkan, ancaman terbesar bukan semata dari kasus impor, melainkan potensi kasus lokal. 

Indonesia memiliki faktor ekologis yang memungkinkan terjadinya spillover, termasuk keberadaan kelelawar buah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa situasi saat ini belum mengarah pada eskalasi global.

“Kecenderungan kecil dia menjadi pandemi itu sangat kecil sebetulnya,” pungkasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved