Selasa, 5 Mei 2026

Inggris Perkuat Pengawasan Peredaran Vape Melalui Pita Cukai Hybrid, Bisakah Diadopsi Indonesia?

Dalam beberapa tahun terakhir, terungkap jika pasar vape di Inggris berkembang cepat dan penggunaan di kalangan anak muda ikut menjadi sorotan.

Tayang: | Diperbarui:
HO/IST
Inggris perkuat pengawasan vape lewat pita cukai digital dengan sistem track & trace. 

Ringkasan Berita:
  • Inggris perkuat pengawasan vape lewat pita cukai digital dengan sistem track & trace.  
  • Langkah ini memungkinkan verifikasi cepat, mencegah produk ilegal, dan menjaga penerimaan negara.
  • Indonesia juga menghadapi tantangan serupa: penerimaan cukai vape naik tajam, tapi kasus pemalsuan pita cukai dan peredaran ilegal masih terjadi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Inggris akan memperkenalkan pita cukai untuk produk vape yang diperkuat dengan material canggih dan fitur keamanan digital

Inisiatif ini menandai langkah penting dalam memperkuat pengawasan pemerintah terhadap produk vape—tidak hanya melalui pita cukai fisik, tetapi juga melalui sistem track and trace terintegrasi yang membantu memastikan hanya produk yang autentik dan sesuai aturan yang sampai ke konsumen. 

Pendekatan ini bertujuan melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga penerimaan negara dengan mengurangi keberadaan produk vape ilegal dan palsu di pasar.

Langkah ini dilakukan Pemerintah Inggris melalui His Majesty’s Revenue & Customs (HMRC) menunjuk konsorsium Cartor Security Printers (Cartor)–SICPA untuk memproduksi dan memasok pita cukai yang diperkuat dengan fitur digital buat produk-produk vape

Langkah ini bukan sekadar menempelkan stiker, melainkan menghadirkan sistem track & trace yang memungkinkan produk diautentikasi secara cepat, namun bisa sekaligus menutup ruang bagi peredaran vape ilegal.

Baca juga: APVINDO: Pelarangan Vape Berpotensi Hilangkan Banyak Lapangan Kerja

Hal ini terungkap saat diskusi penerapan kebijakan dalam penguatan pengawasan dan penegakan hukum peredaran vape

Alasan Inggris Memperketat Pengawasan Vape

Dalam beberapa tahun terakhir, terungkap jika pasar vape di Inggris berkembang cepat dan penggunaan di kalangan anak-anak muda ikut menjadi sorotan. 

Di saat bersamaan, pemerintah juga ingin menutup ruang bagi produk yang dianggap tidak memenuhi ketentuan, namun berkeinginan tetap menjaga penerimaan negara, terutama ketika konsumsi rokok konvensional cenderung menurun.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar vape di Inggris berkembang pesat, dengan penggunaan oleh kalangan muda menjadi isu perhatian publik. 

Pada saat yang sama, menurunnya konsumsi rokok konvensional mendorong otoritas untuk mengamankan sumber penerimaan sekaligus memperketat pengendalian terhadap produk yang tidak sesuai aturan.

Program semacam ini tidak hanya sebatas produksi pita cukai

Mereka memungkinkan identifikasi cepat terhadap produk yang tidak sesuai aturan dan memberikan visibilitas lebih baik di seluruh rantai pasok yang sah. Pita cukai berfungsi sebagai penanda fisik yang aman, sementara lapisan digital yang tertanam mendukung inspeksi, pelacakan, dan autentikasi yang lebih efisien. 

Sistem tersebut membantu mendeteksi pola mencurigakan dan potensi penipuan di rantai pasok, didukung oleh perangkat audit aman untuk petugas penegak hukum serta aplikasi verifikasi bagi konsumen.

Sistem track and trace untuk cukai bukanlah hal baru. Sejak 2005, solusi serupa telah diterapkan di beberapa yurisdiksi, termasuk negara bagian di AS seperti California, Michigan, dan Massachusetts, serta di Asia seperti Malaysia. 

Sistem ini memastikan penandaan yang aman, pelacakan independen, dan autentikasi yang andal atas barang kena cukai—suatu pendekatan yang juga disoroti oleh ekonom Dr. Hana Ross dalam webinar International Tax Stamp Association baru-baru ini yang membahas praktik terbaik implementasi track and trace.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved