Kamis, 4 Juni 2026

Lebaran 2026

Gangguan Tidur dan Kecemasan Naik 27 Persen Jelang Lebaran

Ternyata ada dinamika kesehatan yang sering tidak disadari masyarakat setiap menjelang Lebaran, terutama terkait kesehatan mental.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Kolase Tribunnews.com/twibbonize.com
HARI KESEHATAN MENTAL - Twibbon World Mental Health Day 2025 diunduh Kamis (9/10/2025). 

Data menunjukkan bahwa satu minggu setelah Idulfitri, jumlah pemeriksaan laboratorium seperti tes kolesterol dan gula darah meningkat hingga 95 persen dibandingkan rata-rata minggu biasa.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin proaktif memantau kondisi kesehatannya setelah menikmati berbagai hidangan khas Lebaran.

Selain itu, pembelian produk kesehatan terkait manajemen berat badan dan nutrisi juga meningkat hingga 62 persen pada periode yang sama.

Produk yang banyak dicari antara lain minuman serat, teh detoks, suplemen pengendali kolesterol, hingga kapsul herbal pelangsing.

Gangguan Pencernaan Jadi Keluhan yang Sering Muncul

Perubahan pola makan selama Ramadan dan Lebaran juga memicu keluhan pada sistem pencernaan.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah sembelit.

Keluhan sembelit mulai meningkat sejak minggu pertama Ramadan dan mencapai puncaknya pada minggu Idulfitri dengan kenaikan sebesar 37 persen.

Menariknya, konsultasi terkait sembelit paling banyak terjadi pada waktu subuh.

Selain sembelit, keluhan diare juga meningkat setelah dua minggu perayaan Idulfitri.

Gejala yang sering dilaporkan meliputi sakit perut, muntah, demam, hingga tubuh terasa lemas dan pusing.

Cara Menjaga Kesehatan Saat Lebaran

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Waluyo Dwi Cahyono, menyarankan masyarakat tetap menikmati hidangan Lebaran tanpa harus merasa khawatir berlebihan.

Kuncinya adalah menjaga keseimbangan dalam pola makan dan aktivitas selama perayaan.

“Menjaga kesehatan di hari raya bukan berarti membatasi kesenangan dan perayaan. Dengan sedikit penyesuaian pada cara kita mengolah dan mengonsumsi makanan, kita bisa menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tetap stabil,"ungkapnya pada Talkshow Halodoc Talks Episode 2 dengan tema Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan antara lain menjaga porsi makan tetap seimbang, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi dan cukup beristirahat.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved