Kekurangan Zat Besi pada Anak Bisa Turunkan Tingkat Kecerdasan
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah pola makan anak yang monoton. Padahal, kunci utama pemenuhan zat besi adalah variasi makanan.
Zat besi bisa didapat dari dua sumber utama, yaitu hewani (hem) seperti daging, ayam, ikan, dan telur, serta nabati (non-hem) seperti sayur dan kacang-kacangan.
Namun, anak tidak boleh hanya mengandalkan satu jenis makanan saja.
“Jadi kalau makannya itu-itu terus, kita justru tidak mendapatkan zat besi yang lengkap. Harusnya gimana? Harusnya bervariasi,” tegasnya.
Idealnya, anak mengonsumsi berbagai jenis makanan setiap hari. Bahkan, dianjurkan ada hingga 20 variasi makanan dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan gizi secara optimal.
Masih banyak orang tua yang bertanya, makanan apa yang bisa membuat anak pintar. Padahal, menurut dr. Luciana, kecerdasan anak tidak bisa dipisahkan dari kondisi tubuh secara keseluruhan.
Otak adalah bagian dari tubuh. Jika tubuh kekurangan nutrisi, maka otak juga tidak bisa berkembang dengan optimal.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak hanya fokus pada satu jenis makanan atau suplemen, tetapi memastikan anak mendapatkan gizi seimbang setiap hari.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/peran-penting-zat-besi.jpg)