Sabtu, 9 Mei 2026

Wabah Hantavirus

Bisakah Hantavirus Jadi Pandemi? Epidemiolog Jelaskan Penularannya Berbeda dengan Covid-19

Hantavirus sedang disorot. Apakah virus Hanta bisa berubah menjadi pandemi seperti Covid-19?

Tayang:
iStock
Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) disebarkan oleh tikus, dan sangat jarang dari orang ke orang. Apakah virus Hanta bisa berubah menjadi pandemi seperti Covid-19? 

Kelompok yang paling rentan antara lain petugas kebersihan, pekerja gudang, pekerja pelabuhan, petani, masyarakat di wilayah banjir, hingga orang yang sering berada di lingkungan tertutup dan kotor dengan banyak tikus.

Masalah lain, Hantavirus juga disebut bisa sulit dikenali karena gejalanya mirip penyakit lain.

“Gejalanya mirip leptospirosis, dengue atau pneumonia berat,” kata dr. Dicky.

Akibatnya, kasus bisa saja tidak terdiagnosis sejak awal.

Bisa Menular Antar Manusia atau Tidak?

Dr. Dicky menjelaskan, secara umum Hantavirus tidak mudah menular antar manusia.

Namun memang ada jenis tertentu yang pernah dilaporkan dapat menular dalam kontak sangat dekat.

“Kasus kapal pesiar yang sedang disorot dunia investigasi ini sedang berlangsung untuk melihat apa ada keterlibatan strain Andes virus yaitu jenis hantavirus langka yang pernah terbukti bisa menular antar manusia dalam kontak sangat dekat dan terbatas,” jelasnya.

Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa pola penularannya tetap berbeda jauh dibanding Covid-19.

Imbauan Tidak Panik

Di tengah munculnya kekhawatiran publik terhadap wabah baru, Dicky meminta masyarakat tetap rasional.

Menurutnya, trauma sosial setelah pandemi Covid-19 membuat banyak orang menjadi sensitif setiap ada isu penyakit baru.

Namun ia menilai kewaspadaan tetap penting dilakukan melalui langkah sederhana menjaga kebersihan lingkungan.

“Paling penting ya waspada tetap rasional, pola hidup bersih sehat di segala aspek, jaga kebersihan lingkungan, usahakan di rumah tidak ada tikus,” katanya.

Ia juga menyarankan masyarakat memakai masker dan sarung tangan saat membersihkan gudang atau area kotor, terutama saat musim hujan dan banjir.

Jika mengalami demam, nyeri otot, dan sesak napas setelah terpapar lingkungan dengan sanitasi buruk, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.

Selain itu, dr. Dicky mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang beredar di media sosial tanpa memeriksa sumbernya terlebih dahulu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved