Wabah Hantavirus
Ramai Kabar Penyebaran Hantavirus, Amankah Liburan Naik Kapal Pesiar? Ini Tips dari Pakar
Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar menyebarnya hantavirus santer jadi sorotan internasional.
Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung khawatir hanya karena berada satu ruangan atau satu area dengan orang lain.
“Kalau satu kali nggak bisa. Agak kecil lah kemungkinannya,” jelasnya.
Ia menerangkan penularan antarmanusia biasanya membutuhkan kontak erat dalam waktu lama dan berulang.
“Bayangannya satu ruangan itu sering bertemu dia itu. Tiap hari. Dan mungkin banyak ngobrol, banyak kerja di dekatnya, duduk di sebelahnya,” katanya.
Kenapa Kasus Kapal Pesiar Jadi Sorotan?
Kasus virus hanta di kapal pesiar internasional menjadi perhatian karena melibatkan virus Andes, salah satu jenis virus hanta yang memang dapat menular antarmanusia dalam kondisi tertentu.
Namun Prof Dominicus menjelaskan kasus tersebut tetap tergolong terbatas.
“Virus Andes ini adalah satu-satunya dari keluarga hanta yang bisa menyebabkan penularan dari orang ke orang,” ujarnya.
Kasus itu terjadi pada pasangan wisatawan asal Belanda yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Argentina, Chile, dan Uruguay.
Wilayah tersebut diketahui memiliki populasi tikus pembawa virus Andes.
“Yang ada adalah orang yang sudah tertular sebelum dia naik kapal,” katanya.
Karena itu, kapal pesiar sendiri bukan sumber utama penularan.
Virus lebih banyak berasal dari paparan tikus atau lingkungan yang terkontaminasi.
Perlukah Medical Check Up Sebelum Liburan?
Banyak masyarakat kini bertanya apakah perlu medical check up (MCU) sebelum naik kapal pesiar atau bepergian ke luar negeri.
Namun menurut Prof Dominicus, MCU rutin umumnya tidak dirancang untuk mendeteksi virus hanta.
“MCU pun tidak bisa mendeteksi yang jarang-jarang seperti ini karena bukan fokusnya,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MV-Hondius-hantavirus.jpg)