Minggu, 10 Mei 2026

Wabah Hantavirus

Ramai Kabar Penyebaran Hantavirus, Amankah Liburan Naik Kapal Pesiar? Ini Tips dari Pakar

Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar menyebarnya hantavirus santer jadi sorotan internasional.

Tayang:
cruisemapper
HANTAVIRUS - Tiga penumpang tewas di kapal pesiar Atlantik akibat dugaan hantavirus, WHO selidiki wabah langka di tengah laut. Kini, Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar menyebarnya hantavirus santer jadi sorotan internasional. 

Selain itu, virus hanta juga memiliki masa inkubasi yang cukup panjang.

“Kan bisa sampai 6-8 minggu. Berarti kan lama banget,” katanya.

Karena itu, yang lebih penting justru menjaga kebersihan selama perjalanan.

Tips Penting agar Tetap Aman Saat Liburan

KAPAL PESIAR MEWAH - Tangkap layar situs lurssen.com, pembuat kapal pesiar Nord. Kapal pesiar mewah Rusia Nord berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah blokade konflik AS-Iran.
KAPAL PESIAR MEWAH - Tangkap layar situs lurssen.com, pembuat kapal pesiar Nord. Kapal pesiar mewah Rusia Nord berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah blokade konflik AS-Iran. (tangkapan layar)

Prof Dominicus mengatakan langkah pencegahan paling efektif sebenarnya sederhana dan sudah sering dilakukan masyarakat sejak pandemi Covid-19.

“Satu. Tetap kuncinya adalah menjaga kebersihan masing-masing. Berilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

Ia juga menyarankan masyarakat tetap membiasakan cuci tangan dan memakai masker bila berada di kerumunan padat.

“Kalau kita bisa menghindari kerumunan, menggunakan masker, cuci tangan, yang adalah perujudan berilaku hidup bersih dan sehat dalam konteks kumpul-kumpul dengan orang banyak, itu pasti juga protektif,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melupakan ancaman penyakit lain yang justru lebih sering terjadi di Indonesia.

“Pencegahan kita terhadap campak, dipteri, tetanus, pertussis misalnya, itu menurut saya tetap lebih penting karena kita lebih banyak kasusnya,” katanya.

Prof Dominicus mengingatkan kewaspadaan penting, tetapi masyarakat tidak perlu hidup dalam ketakutan.

“Ketika kita tetap waspada dengan apa yang terjadi di luar, mari kebakaran di rumah sendiri ini kita padamkan,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved