Rabu, 3 Juni 2026

Mata Anak Mudah Iritasi? Kenali Epiblepharon, Kelainan Mata yang Intai Anak Obesitas

Pada beberapa anak, keluhan terlihat ringan. Namun pada kondisi yang lebih berat, gesekan yang berlangsung lama dapat mengganggu kenyamanan.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
scmp
ILUSTRASI MATA. 

Ringkasan Berita:
  • Mata merah dan berair pada anak tidak selalu disebabkan oleh debu atau gadget. Bisa jadi gejala epiblepharon, yaitu kelainan lipatan kelopak mata yang membuat bulu mata menggesek bola mata.
  • Banyak orang tua tidak menyadari gejala epiblepharon karena sering kali baru terdeteksi secara tidak sengaja saat pemeriksaan kacamata anak.
  • Anak dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orangtua punya kebiasaan yang sama. Saat anak mulai sering mengucek mata, matanya tampak merah, atau terus berair sepanjang hari, penyebab pertama yang dicurigai biasanya layar gadget, debu, atau terlalu banyak bermain di luar rumah.

Padahal, tidak semua mata merah pada anak disebabkan faktor tersebut.

Dalam beberapa kasus, masalahnya justru berasal dari bentuk kelopak mata yang membuat bulu mata terus-menerus bergesekan dengan permukaan bola mata.

Kondisi ini disebut epiblepharon, gangguan kelopak mata yang ternyata cukup sering ditemukan pada anak-anak, terutama pada populasi Asia.

Dokter Spesialis Mata RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Tri Wahyu, Sp.M mengatakan banyak orangtua tidak menyadari anaknya mengalami kelainan kelopak mata karena gejalanya sering terlihat ringan di awal.

Baca juga: Mengenal Batuk Pertusis, Akibatkan Anak Mata Merah Lebam hingga Disangka Alami Kekerasan di Sekolah

Akibatnya, kondisi ini baru diketahui saat anak menjalani pemeriksaan mata untuk alasan lain.

Menurut dr. Tri, sebagian besar orangtua jarang datang dengan keluhan spesifik soal bentuk kelopak mata anak. Yang lebih sering terjadi justru sebaliknya.

Anak dibawa untuk memeriksakan mata karena keluhan lain, lalu dokter menemukan adanya masalah pada kelopak.

“Saya sering menemukannya pada saat anak-anak ini cek kacamata,” ujar dr. Tri dalam diskusi di Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

Karena itu, tidak sedikit kasus epiblepharon yang sebenarnya berlangsung lama tetapi tidak dikenali sejak awal.

Apa Itu Epiblepharon?

Epiblepharon adalah kondisi ketika terdapat lipatan kulit berlebih pada kelopak mata yang mendorong bulu mata ke arah bola mata.

Akibatnya, bulu mata terus menggesek permukaan mata. Gesekan yang terjadi berulang dapat menimbulkan berbagai keluhan.


Mulai dari:

  • mata merah berulang,
  • mata berair terus-menerus,
  • sensasi mengganjal,
  • sering berkedip,
  • mata mudah iritasi,
  • lebih sensitif terhadap cahaya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved