Migrain Bukan Sekadar Pusing, Dokter Ungkap Pemicu hingga Cara Menanganinya
Migrain dianggap sebagai pusing biasa. Kondisi kepala yang biasanya terasa berdenyut dan sering muncul di satu sisi kepala adalah gambaran migrain
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak orang masih menganggap migrain sebagai pusing biasa.
Padahal, kondisi ini merupakan gangguan neurologis yang bisa berdampak besar terhadap kualitas hidup dan produktivitas seseorang jika tidak ditangani dengan tepat.
Pemahaman tersebut disampaikan dokter dari Rumah Sakit Siloam Purwakarta, dr. Ivana Lola dalam seminar kesehatan bertajuk Kenali Migrain, Kendalikan Gejalanya untuk Hidup Lebih Berkualitas yang digelar di Bandung.
Baca juga: Cerita Prilly Latuconsina Tubuhnya Dikafani seperti Pocong, Bikin Deg-degan hingga Migrain
Menurut dr. Ivana, masyarakat kerap menyamakan pusing, migrain, dan vertigo, padahal ketiganya merupakan kondisi yang berbeda.
"Istilah pusing sebenarnya merupakan keluhan yang sangat umum dan bisa menggambarkan berbagai kondisi," ucap dr. Ivana dalam seminarnya, belum lama ini.
"Pusing adalah istilah umum ketika seseorang merasa tidak nyaman di kepala, melayang, ringan, atau tidak enak badan," jelasnya.
Sementara itu, migrain merupakan jenis sakit kepala yang biasanya terasa berdenyut dan sering muncul di satu sisi kepala.
Kondisi ini dapat disertai mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
Adapun vertigo ditandai sensasi seolah-olah diri sendiri atau lingkungan sekitar sedang berputar, meski sebenarnya tidak.
Gangguan ini umumnya berkaitan dengan masalah keseimbangan pada telinga bagian dalam atau saraf keseimbangan.
"Jadi, tidak semua pusing adalah migrain, dan tidak semua migrain adalah vertigo," tegas dr. Ivana.
Migrain sendiri termasuk salah satu jenis sakit kepala yang paling umum terjadi di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ivana-migrain.jpg)