Rabu, 29 April 2026

Mudik Aman, Silaturahmi Nyaman: Ibas Melepas 500 Perantau Pulang Kampung

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) secara resmi membuka dan melepas 500 perantau pulang kampung lewat program Mudik Gratis.

Tayang:
Editor: Content Writer
dok. MPR RI
MUDIK GRATIS 2026 - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), secara resmi membuka dan melepas program “Mudik Gratis Bersama Mas Ibas 2026” bertajuk “Mudik Aman, Silaturahmi Makin Nyaman.” 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) secara resmi membuka dan melepas 500 perantau asal Pacitan, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek yang akhirnya pulang kampung lewat program 'Mudik Gratis Bersama Mas IBas 2026'. 

Program yang bertajuk 'Mudik Aman, Silaturahmi Makin Nyaman' ini bertujuan memfasilitasi ratusan perantau untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman di momen Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam sambutannya, EBY, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui program mudik gratis yang membantu meringankan beban masyarakat.

“Negara hari ini hadir untuk sama-sama kita kawal, pemerintahan hari ini hadir untuk sama-sama kita dukung agar segala sesuatu yang dipikirkan dan dihasilkan benar-benar berpihak kepada rakyat luas,” ungkapnya. 

“Negara hadir untuk memastikan tidak ada masyarakat kita yang sulit dan susah di saat kehidupan yang tidak mudah ini, negara juga harus mengulurkan tangannya untuk memberikan kemurahan hati dan kepedulian yang salah satunya melalui mudik gratis untuk bertemu masyarakat, keluarga, dan hadir di kampung halaman tercinta,” lanjut Ibas, lulusan S3 IPB University tersebut.

Ibas juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program ini, yakni Bank Mandiri, BRI, dan PT Antam, seraya mendoakan agar sinergi tersebut terus berlanjut.

“Insya Allah, apa yang menjadi cara untuk kita berkolaborasi memudahkan masyarakat, kita doakan perusahaan-perusahaan tersebut semakin sehat, semakin sukses, semakin maju sehingga acara-acara seperti ini dapat berulang di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya. 

Dengan penuh semangat dan interaksi hangat bersama peserta, Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII ini juga mengajak para pemudik untuk menjadikan momen mudik sebagai perjalanan batin dan penguatan hubungan kekeluargaan.

“Mudik adalah tradisi bangsa kita, mudik adalah salah satu cara bagi kita untuk menjalankan perjalanan hati kita, bertemu masyarakat dan keluarga dengan hubungan Hablum Minannas, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi,” jelas Ibas. 

Ia juga mengingatkan nilai-nilai kehidupan yang sederhana namun mendalam, agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

“Ingat, yang sering kita dengar, Urip iku Urup. Jadilah pribadi yang bermanfaat, yang selalu menyala. Apapun kegiatan pekerjaan kita, berikan yang terbaik, berikan kontribusi kepada lingkungan dan negara. Bersyukur kalau kita memiliki pekerjaan, bersyukur kalau kita memiliki kesempatan untuk menambah rezeki kita, dan bersyukur jika kita memiliki kelebihan, pada saatnya pun kita bisa berbagi kepada saudara-saudara kita yang ada di kampung halaman,” sebut EBY, Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini.

Menutup sambutannya, Edhie Baskoro menyampaikan doa dan harapan agar seluruh peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan selamat serta kembali dengan semangat baru.

“Saya ingin Bapak-Ibu semuanya kembali ke kampung halaman dengan selamat, dengan penuh rasa sukacita, dengan penuh rasa bahagia, dan juga kembali ke Jakarta dan sekitarnya dengan selamat tanpa kurang satu apapun. Mudah-mudahan nanti ketika kembali ke Jakarta dengan semangat baru, dengan energi baru, lebih kerja keras, lebih disiplin, lebih profesional, lebih cinta terhadap tanah air,” harapnya lagi. 

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Ibas Ingatkan Pemudik: Jangan Ngebut, Alon-Alon Asal Kelakon

Tak lupa, Ibas juga mengingatkan para juru mudi untuk hati hati dalam berekendara agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan selamat.

“Untuk para pengemudi, alon alon asal kelakon ya. Jangan ngebut! Ingat kecepatan 60-100km/jam, dan kalau lelah, rehat sejenak di pos pos pemberhentian,” lanjut Ibas, dengan penuh penekanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved