'Sayur' Kaktus Ternyata Bermanfaat, Ini Daftarnya
Makanan kaktus sudah sangat populer di beberapa negara di Amerika Latin, seperti Meksiko.
Jenis kaktus Nopal yang juga dikenal kaktus pir berduri dinilai dapat menurunkan kadar Kolesterol karena mengandung serat dan pektin.
Para peneliti Prancis pernah melakukan penelitian di tahun 2007 mengenai dampak daun kaktus terhadap 68 pasien yang menderita sindrom metabolik.
Setelah empat minggu, LDL atau Kolesterol jahat dan trigliserida menurun, sementara HDL atau Kolesterol baik meningkat.
Kaktus juga dipercaya dapat menurunkan risiko sakit jantung.
3. Menurunkan gula darah
Kabar baik untuk pengidap diabetes. Kaktus pir berduri juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama bagi pasiendiabetes tipe 2.
Seorang ahli gizi dan kebugaran, doker Swapan Banerjee mengatakan, daun kaktus atau buahnya bisa mengobatidiabetes.
"Mengejutkan, kaktus bisa mengontrol glikemik (kurang dari 140 mg/dl) yang jarang terjadi ketika konsumsi obat konvensional untuk menurunkan gula darah," kata Swapan.
Serat dan pektin bisa meminimalkan penyerapan gula dalam perut dan usus sehingga gula darah terkontrol.
Selain itu, juga melindungi hati dari oksidasi dengan meningkatkan sensitivitas insulin.
4. Menurunkan berat badan
Ekstrak kaktus yang dijadikan suplemen dapat membantu penurunan berat badan karena bertindak sebagai diuretik.
Dalam sebuah penelitan pada tikus 2010, konsumsi suplemen kaktus menurunkan berat badan sebanyak 20 persen.
Hasil baiknya, ekstrak kaktus tidak menguras mineral tubuh dan justru memberikan efek antioksidan.
5.Melindungi sel otak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/nopale-kaktus-meksiko-yang-telah-direbus-sebelum-dicampur-ke-berbagai-hidangan-meksiko_20160404_222845.jpg)