Jumat, 29 Mei 2026

Daun Pisang Jadi Barang Mahal di Jepang, Ternyata Ini Alasannya

Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan fakta bahwa harga daun pisang di Jepang sangat mahal.

Tayang:
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Warga makan nasi liwet yang disajikan di atas daun pisang pada Pesona Tahun Baru 1439 Hijriah di Masjid Al Ghazali, kompleks Bumi Panyileukan, Kelurahan Cipadung Kidul, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Kamis (21/9/2017). Acara menyambut tahun baru Islam 1 Muharram itu, juga diisi tausiah, musik marawis, lantunan instrumental biola, pembacaan puisi, dan pawai obor. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Selain itu, menggunakan daun pisang sebagai alas makan berarti tidak perlu mencuci piring dan lebih hemat air serta penggunaan sabun kimia.

Budaya ramah lingkungan memang lekat dengan masyarakat Jepang.

3. Higienis

Daun pisang dianggap paling higienis karena hanya perlu dilap dengan kain basah sebelum digunakan.

Tidak seperti piring, yang sudah berkali-kali terkena cairan kimia dari sabun pencuci.

Daun pisang juga memiliki lapisan seperti lilin yang mencegah debu-debu menempel terserap ke dalam daun.

4. Membuat rasa makanan lebih enak

Sudah bukan rahasia lagi jika semua makanan yang disajikan di atas daun pisang memiliki rasa yang lebih enak.

Aroma yang dihasilkan dari daun pisang juga menggugah selera makan.

Nah, karena empat alasan itulah daun pisang makin populer di Jepang. (Intisari/ ndtv)

Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved