Minggu, 12 April 2026

Benarkah Perempuan Makhluk yang Rumit dan Sulit Dimengerti?

Jika selama ini kamu mengenal perempuan dari nama, wajah, suara, atau kebiasaan-kebiasaannya, artinya kamu belum mengenal perempuan

Editor: Eko Sutriyanto
ISTIMEWA
Ilustrasi Perempuan 

TRIUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak orang menganggap bahwa perempuan adalah makhluk yang rumit dan sulit dimengerti. Sehingga, sulit memahami isi hatinya dan apa yang dia inginkan . Benarkah demikian?

 “Tidak,” tegas Tiara Sari, seorang penulis asal Pariaman-Padang ini. Perempuan 26 tahun ini baru menerbitkan buku kumpulan cerpen yang bertemakan perempuan, yaitu Perempuan-Perempuan Perawat Kenangan.

Dalam bukunya, ia akan mengajak orang-orang untuk lebih mengenali perempuan.

Jika selama ini kamu mengenal perempuan dari nama, wajah, suara, atau kebiasaan-kebiasaannya, artinya kamu belum mengenal perempuan.

“Perempuan seperti baling-baling kipas. Jangan menghitungnya saat ia tengah berputar cepat. Tapi tunggulah saat  baling-baling itu berhenti. Nah, dengan adanya buku ini, saya ingin orang-orang bisa melihat lebih dalam sosok perempuan. Karena buku ini berisi perihal yang tak tercatat dari perempuan yang sering luput, sehingga dianggap rumit, ” katanya.

Senada, Naomi Ernawati Lestari, M.Psi, psikolog dari Klinik LightHOUSE Indonesia, menjelaskan, anggapan bahwa perempuan adalah mahkluk yang rumit dan sulit dimengerti, mungkin karena yang melihat dari sisi laki-laki.

Menurut penelitian Paul Costa, Robert McCrae, dan Antonio Terracciano yang melibatkan 23.000 laki-laki dan perempuan dari 26 budaya, termasuk di Hong Kong, Amerika, India, dan Rusia, perempuan menyebutkan diri mereka sendiri sebagai orang yang lebih hangat, lebih ramah.

Baca: SBY Buru-buru Minta Maaf Gara-gara 1 Ucapan Anak Menteri Perempuannya, Sang Presiden Sulit Lupakan

"Namun lebih cemas dan sensitif terhadap perasaan mereka daripada laki-laki. Sementara laki-laki menyebutkan bahwa mereka lebih asertif dan terbuka pada ide baru,” urainya.

Penelitian lain yang dilakukan oleh McCrae dan teman-temannya, menemukan hasil yang mirip dari 12.000 orang dari 55 budaya yang berbeda. Kalau sebelumnya mereka diminta untuk rating diri mereka sendiri, kali ini mereka diminta untuk me-rating laki-laki atau perempuan yang mereka tahu dengan jelas.

“Hasilnya tidak jauh berbeda dengan yang di atas,” kata Naomi.

Sebuah penelitian tahun 2013 mengenai perbedaan temperamen laki-laki dan perempuan dari 357 pasang anak kembar.

Laki-laki digambarkan sebagai lebih aktif daripada perempuan, sementara perempuan digambarkan lebih pemalu dan memiliki kontrol terhadap perhatian dan perilaku mereka.

Perbedaan emosi, cara pandang, penyelesaian masalah, dsb dari perempuan dan laki-laki menyebabkan laki-laki memandang perempuan lebih rumit karena mereka lebih banyak mempergunakan sisi emosional mereka dibandingkan sisi rasional.

Sementara, kata Naomi, laki-laki lebih melihat sisi rasional, sehingga emosional dikesampingkan. Hal ini lah yang membuat perempuan mempunyai lebih banyak pertimbangan sehingga laki-laki merasa perempuan lebih rumit.

“Anggapan tersebut mungkin muncul karena seringkali pria sulit mengerti apa yang sebenarnya diinginkan perempuan. Banyak akhirnya masalah dan kesalahpahaman timbul di antara laki-laki dan perempuan karena perbedaan cara berkomunikasi,” katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved