Punya Kulit Putih, Agatha Pricilla Pernah Jadi Korban Bully

Memiliki kulit putih yang banyak diidamkan orang-orang ternyata tidak selalu mendatangkan hal baik bagi pemiliknya.

Punya Kulit Putih, Agatha Pricilla Pernah Jadi Korban Bully
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Agatha Pricilla sambil meyakinkan kalau dirinya sudah menerima keadaan dirinya, di peluncuran Pond’s Skin Percfecting Creame di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Memiliki kulit putih yang banyak diidamkan orang-orang ternyata tidak selalu mendatangkan hal baik bagi pemiliknya.

Contohnya terjadi pada aktris dan juga penyanyi Agatha Pricilla yang sempat diberi julukan tahu, karena tahu identik dengan warna putih.

“Aku pernah dikatai tahu. Dipanggil tahu, tapi gakpapa,” ucap Agatha sambil meyakinkan kalau dirinya sudah menerima keadaan dirinya, di peluncuran Pond’s Skin Percfecting Creame di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Baca: Rehat dan Ajak Keluarga Liburan, Raffi Ahmad: Ke Ujung Dunia Juga Enggak Apa

Baca: Tyas Mirasih Anggap Raffi Ahmad sebagai Mantan Pacar yang Bermanfaat

Baca: Bersama The Soulful, Gading Marten Tampil Jadi Pembuka Konser Harmonia: Classic Story

Gara-gara julukan itu, pemain film ‘Bebas’ ini juga sempat berusaha menggelapkan warna kulitnya dengan tanning atau berjemur namun tetap tidak ada perubahan.

Namun Agatha tidak bersikeras terus-terusan tanning karena ia takut malah membuat kulitnya rusak mengingat sinar matahari juga punya efek negatif pada kulit.

“Udah tanning gak berubah warnanya yaudahlah daripada tanning sembarangan malah nanti ada apa-apa sama kulit. Yang penting punya kulit sehat,” ucap Agatha.

Selain itu, Agatha juga mencoba menerima keadaan dirinya yang membuka pikirannya untuk menerima perkataan orang lain, selain itu dengan menjalankan berbagai aktivitas Agatha juga membantu dara 22 tahun itu tidak memikiran perkatan orang lain.

“Saat kita dudah sibuk sama diri sendiri itu kita udah lebih bisa menerima diri sendiri, mungkin kita juga berkurang waktunya untuk mikirin orang lain, ngurusin orang lain, jadi lebih bisa menerima diri sendiri,” kata Agatha.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved