Hati-hati Pilih Cat Rambut, Bahan Kimia di Dalamnya Picu Vitiligo, Kulit Jadi Belang-belang Putih

Sebelum bergaya dengan rambut warna pastikan dulu cat rambut yang digunakan mengandung bahan yang aman bagi kulit kepala.

Hati-hati Pilih Cat Rambut, Bahan Kimia di Dalamnya Picu Vitiligo, Kulit Jadi Belang-belang Putih
The Huffington Post
Cat rambut 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sebelum bergaya dengan rambut warna pastikan dulu cat rambut yang digunakan mengandung bahan yang aman bagi kulit kepala.

Jangan sampai gara-gara lalai memperhatikan kadar bahan kimia pada cat rambut jadi menyebabkan terkena penyakit kulit vitiligo.

Ciri khas penyakit vitiligo adalah munculnya bercak warna putih susu pada kulit.

Dokter Spesialis Kulit, dr. Dian Pratiwi menyebutkan kandungan pada cat rambut yang berbahaya jika digunakan berlebihan adalah bahan kimia phenol, karena bahan kimia ini bisa mematikan sel melamin.

Baca: Mirip Panu, Ada Bercak Putih, Yuk Kenali Vitiligo,Penyakit Kehilangan Warna Kulit, Ini Gejalanya

Baca: Dua Kali Lakukan Penggeledahan, Polisi Sita Bahan Kimia dari Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura

Ilustrasi pengecatan rambut
Ilustrasi pengecatan rambut (NET)

Sementara penyakit vitiligo timbul karena sel-sel yang memproduksi melamin yaitu melanosit mati atau berhenti berfungsi sehingga menyebabkan bercak-bercak warna putih susu pada kulit.

“Hati-hati yang gak tahu mereknya apa, hati-hati phenol. Phenol dengan kadar cukup tinggi itu yang bahaya bisa merusak melanosit di jangka panjang," kata dr. Dian di Jakarta Pusat, Rabu 20 November 2019.

Baca: Mahasiswa UNY Ciptakan Sabun Kecantikan Kulit dari Daun Petai Cina, Tanpa Bahan Kimia,

Baca: Kepala Mahasiswi Ini Membesar seusai Memakai Cat Rambut, Awalnya Gatal Tiba-tiba Membengkak

Efek negatif dari phenol tidak muncul hanya dalam satu kali penggunaan, butuh proses panjang namun jika digunakan secara terus-menerus.

Vitiligo menyebabkan hilangnya warna kulit, sehingga menimbulkan bercak-bercak yang berbeda dengan warna kulit asli.
Vitiligo menyebabkan hilangnya warna kulit, sehingga menimbulkan bercak-bercak yang berbeda dengan warna kulit asli. (Shuttersock)

"Kalau terlanjur memakai produk berbahan phenol, sebaiknya dikurangi waktu pemakaiannya. Atau pakai cat rambut yang sifatnya hanya menutupi atau bisa hilang dengan dibilas," tutur dr. Dian.

Selain karena paparan zat kimia, vitiligo juga bisa disebabkan kelainan metabolik, stres oksidatif, respons autoimun dan faktor genetik.

Kemudian tanda lain dari vitiligo selain bercak warna putih pada kulit susu juga terlihat dari tumbuhnya uban pada rambut di kulit kepala, bulu mata, alis atau janggut.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved