Gaya Hidup Penuh Makna, Shopee Rayakan Hari Keluarga Sedunia Lewat Kisah Inspiratif Dhatu Rembulan
Keluarga merupakan tempat di mana seseorang pertama kali memahami tanggung jawab dan arti dari 'menjaga, merawat serta menghargai, bukan hanya terhada
Penulis:
Matheus Elmerio Manalu
Editor:
Vincentius Haru Pamungkas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga merupakan tempat di mana seseorang pertama kali memahami tanggung jawab dan arti dari 'menjaga, merawat serta menghargai, bukan hanya terhadap sesama tapi juga pada hal-hal kecil yang dimiliki.
Nilai-nilai ini biasanya sudah tumbuh dari rumah, tertanam lewat kebiasaan yang dicontohkan para orang tua, seperti cara merapikan rumah, menyimpan barang dengan teratur, atau memperlakukan benda-benda agar tetap layak pakai.
Termasuk bagaimana mereka memanfaatkan teknologi untuk menunjang kebutuhan hidup modern. Dalam perjalanan ini, Shopee hadir bukan sekadar sebagai platform belanja, tetapi sebagai sahabat yang membantu menjaga dan merawat apa yang dicinta, melalui ragam pilihan produk lokal berkualitas.
Makna ini pun terwakili dalam sesi Webinar Shopee Hari Keluarga bertajuk "Menjaga yang Dicinta: Menemani Setiap Cerita", bersama dua sosok inspiratif: Riyanto Pratama, pemilik UMKM Permanence Your Clothes, dan Dhatu Rembulan, seorang Mom Influencer. Momen ini menjadi ruang kolaborasi antara kebutuhan keluarga dan panggung bagi penjual lokal untuk menampilkan inovasi produk yang relevan sebagai solusi gaya hidup keluarga masa kini, dalam semangat merayakan Hari Keluarga Sedunia.
Merawat, Mengubah, Menginspirasi: Kisah UMKM Permanence Your Clothes
Lebih dari sekadar menjaga barang, kebiasaan merawat juga menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan. Pakaian yang mulai memudar tidak harus diganti. Sepatu yang kotor tak perlu langsung dibuang.
Dengan pendekatan yang tepat, semua bisa diberi kesempatan kedua untuk diperbaiki, dirawat, dan kembali berfungsi seperti sedia kala. Prinsip inilah yang menjadi lahirnya UMKM, Permanence Your Clothes (PYC) di tahun 2019.
Sejak kecil, Riyanto Pratama, sang pendiri, tumbuh dari keluarga sederhana yang mengajarkannya pentingnya merawat apa yang dimiliki. Nilai kehidupan yang tumbuh di lingkungan keluarganya itulah yang menjadi fondasi bisnisnya.
Apalagi Ryan, sapanya, merasakan beratnya membeli pakaian baru saat kuliah dan lebih memilih jasa pewarna keliling. Namun, upaya mengecat ulang celana dengan jasa pewarna keliling berakhir dengan kekecewaan karena warnanya masih cepat memudar.
“Awalnya ide itu hanya sebatas wacana belaka. Namun seiring kondisi yang mendesak akan pekerjaan dan pandemi, saat itulah saya kembali pada impian lama: yakni menciptakan produk yang dapat memperpanjang usia pakaian secara estetik dan fungsional. Saya mulai riset dan bereksperimen sendiri. Gagal, jatuh bangun, tapi tidak menyerah. Usia bukan penghalang, disitu saya belajar mengenai membangun manajemen yang tertata, menjaga konsistensi, dan memahami pentingnya kepercayaan pelanggan. Kuncinya? Terus belajar, inovasi, dan ketangguhan. Adaptasi teknologi seperti memahami cara kerja platform digital Shopee, belajar lewat mentor, hingga feedback konsumen. Bagi saya, nilai diri ditentukan oleh usaha, bukan penilaian orang lain,” Riyanto Pratama, pemilik UMKM Permanence Your Clothes.
Melalui Shopee, PYC mampu menjangkau lebih banyak pelanggan, memberdayakan komunitas lokal, serta mencatat pertumbuhan bisnis hingga 300 persen dalam dua tahun terakhir dan 5x peningkatan penjualan pada kampanye 12.12 Birthday Sale 2024.
Fitur interaktif seperti Shopee Affiliate dan Shopee Video menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi besar. Para affiliator kini berperan aktif dalam memasarkan produk PYC langsung kepada konsumen melalui konten edukatif dan cerita before-after yang autentik. Strategi ini terbukti efektif, mendorong peningkatan pesanan kami yang datang dari Shopee Affiliate hingga 3x lipat dibandingkan sebelumnya.
Seluruh proses produksi dilakukan secara lokal di Cikarang, mulai dari warehouse, workshop, dan pengepakan. PYC tumbuh tak hanya sebagai solusi kreatif, tapi bisnis yang berdampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. “Karena satu pakaian yang diselamatkan bisa jadi awal dari perubahan besar," tambah Ryan.
Baca juga: Perdana di Indonesia, Shopee Hadirkan Reality Show ‘Jagoan UMKM’ untuk Buktikan Keahlian UMKM
Menjaga yang dicinta, lewat langkah sederhana dari Dhatu Rembulan
Perjuangan Anak NTT Jadi Paskibraka Nasional: Jual Jagung Bakar hingga Ibu Rela Gadai Kompor |
![]() |
---|
BPA Picu Polemik Kesehatan, 85 Negara Sepakat Tetapkan Sebagai Bahan Kimia Berbahaya |
![]() |
---|
Vidio Shopping, Kolaborasi Perdana Shopee dan Vidio untuk Belanja Sambil Nonton |
![]() |
---|
Kunci Jawaban PAI Kelas 11 SMA/SMK Kurikulum Merdeka Hal 214-215, Kisah Inspiratif: Aktivitas 7.3 |
![]() |
---|
Doa Ibu dan Bakso Ayah Antar Suwandi Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.