Minggu, 10 Mei 2026

Bacaan Doa

Doa Nabi Yunus, Rahasia Keluar dari Kesulitan dengan Bertaubat

Doa Nabi Yunus dapat dibaca agar dimudahkan dalam menghadapi kesulitan dengan bertaubat. Doa ini diabadikan dalam Surat Al Anbiya ayat 87.

Tayang:
Editor: Suci BangunDS
Canva/Tribunnews
DOA NABI YUNUS - Gambar dibuat di Canva, Jumat (18/7/2025). Doa Nabi Yunus dapat dibaca agar dimudahkan dalam menghadapi kesulitan. Doa ini diabadikan dalam Surat Al Anbiya ayat 87. 

TRIBUNNEWS.COM - Doa Nabi Yunus merupakan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk memohon kemudahan dalam menghadapi kesulitan.

Nabi Yunus memanjatkan doa ini saat terjebak dalam perut ikan.

Ketika berdoa, Nabi Yunus mengajarkan ketenangan hati dan yakin bahwa Allah SWT akan menyelamatkannya dari kesulitan.

Doa Nabi Yunus diabadikan dalam Al-Quran Surat Al Anbiya ayat 87, yang menyerukan kepada umat Islam untuk berdoa ketika menghadapi kesulitan dan memohon agar Allah SWT memudahkan jalannya.

Selain itu, doa tersebut berisi pertaubatan Nabi Yunus yang sebelumnya berputus asa dalam berdakwah dan meninggalkan kaumnya.

Dari buku buku Kumpulan Doa Sehari-hari, disusun dan diterbitkan oleh Kementerian Agama tahun 2013, lafal doa Nabi Yunus sebagai berikut.

Doa Nabi Yunus

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zaalimin

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim."

Baca juga: Doa Qunut Subuh dan Qunut Nazilah, Penolak Bala dan Penguat Hati

Surah Al Anbiya Ayat 87 

Doa Nabi Yunus merupakan penggalan ayat 87 dalam Surat Al-Anbiya yang berbunyi:

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Wa żan-nūni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna allan naqdira ‘alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti allā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn(a).

Artinya:

"Dan (ingatlah kisah) Żun Nūn (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Doa Nabi Yunus diabadikan di dalam Surah Al Anbiya Ayat 87 sebagai bukti bahwa Allah Maha Pemberi Pertolongan.

Dalam buku Zikir-zikir Pembersih dan Penentram Hati karya M. Rojaya, disebutkan bahwa Nabi Yunus mengajarkan kepada umat Islam bahwa kita tidak boleh berputus asa dalam berdoa.

Selain itu, Nabi Yunus memohon ampun kepada Allah SWT dan menyadari kesalahannya karena berputus asa dalam berdakwah dan meninggalkan kaumnya yang tidak mau bertaubat.

Namun, Nabi Yunus sadar dan kemudian berdoa, bertobat, memohon ampun kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya serta meresapi makna doanya dalam hati.

Hingga Allah SWT memberi jalan keluar atas masalah yang sedang terjadi kepadanya.

Doa tersebut didengar oleh Allah SWT dan memberikan pelajaran bahwa Allah SWT Maha Pendengar, Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat.

Dalil tentang Doa Nabi Yunus

Dalam sebuah disebutkan, Nabi Yunus saat berada dalam kesulitan dan berdoa kepada Allah SWT dengan bersungguh-sungguh maka Allah SWT mengabulkannya.

"Doanya Dzun Nun (Nabi Yunus AS) saat berdoa di dalam perut ikan, laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minal zalimin. Tidaklah seorang muslim berdoa dalam hal apa pun, melainkan Allah akan mengabulkannya" (HR Al Hakim)

Kisah Nabi Yunus dan ketabahannya juga diabadikan dalam Al-Quran.

"Dan (ingatlah kisah) Żun Nūn (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman." (QS. Al Anbiya (21) : 87-88)

Dalam ayat lainnya, Allah SWT menyerukan bahwa Dia menerima taubat Nabi Yunus.

”Kalau ia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat).” (QS Alshaafaat ayat 143-144).

Kisah Nabi Yunus

Kisah lengkap mengenai Nabi Yunus disebutkan dalam beberapa surat Al-Quran, di antaranya surah Annisaa’ (4) ayat 163, Al-An’aam (6) ayat 86, Yunus (10) ayat 98, Al-Anbiyaa (21) ayat 87-88, dan Alshaafaat (37) ayat 139-148.

Dari laman Kemenag Sumsel, disebutkan bahwa Nabi Yunus AS diutus untuk berdakwah kepada kaumnya di kota Ninawa agar menyembah Allah SWT. 

Namun, meskipun sudah bertahun-tahun berdakwah, tidak ada yang mau beriman.

Karena kecewa dan putus asa, Nabi Yunus meninggalkan kaumnya sebelum Allah SWT memberi izin.

Setelah Nabi Yunus pergi, tanda-tanda azab Allah SWT mulai tampak, sehingga kaum Nabi Yunus pun takut dan akhirnya bertaubat serta beriman kepada Allah SWT. 

Namun, Nabi Yunus tidak tahu bahwa kaumnya telah berubah.

Dalam pelariannya, Nabi Yunus menumpang di sebuah kapal.

Di tengah laut, kapal dihantam badai, dan dilakukan undian untuk mengurangi beban.

Nama Nabi Yunus keluar tiga kali, sehingga ia terjun ke laut dan dengan izin Allah, seekor ikan besar menelannya.

Di dalam perut ikan, Nabi Yunus sadar telah bersalah karena meninggalkan kaumnya.

Nabi Yunus bertaubat dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT:

"Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minaz-zhaalimiin." 

Artinya:  "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS. Al Anbiya Ayat 87)

Doanya diterima oleh Allah SWT dan Dia menyelamatkan Nabi Yunus, lalu ia kembali berdakwah kepada kaumnya yang kini telah beriman.

Kembalinya Nabi Yunus kepada kaumnya diabadikan dalam Surat QS Alshaafat ayat 148 yang artinya:

"Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih, sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu." 

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved