Minggu, 11 Januari 2026

Bacaan Doa

Doa Malam Jumat yang Mustajab, Bisa Membuka Pintu Rezeki

Doa malam Jumat dapat diamalkan untuk memohon ampunan Allah, perlindungan, dan kelancaran rezeki. Doa-doa ini juga dapat diamalkan pada hari lain.

Editor: Sri Juliati
befungky/Tribunnews
DOA MALAM JUMAT - Gambar dibuat di befungky, Kamis (23/10/2025). Doa malam Jumat dapat diamalkan untuk memohon ampunan Allah, perlindungan, dan kelancaran rezeki. Doa-doa ini juga dapat diamalkan pada hari lain. 

TRIBUNNEWS.COM - Jumat merupakan hari yang istimewa bagi umat Islam.

Sebuah riwayat menyebutkan peristiwa penting dalam Islam yang terjadi pada hari Jumat, di antaranya penciptaan Nabi Adam As oleh Allah hingga terjadinya hari kiamat.

“Sebaik-baik hari manakala matahari terbit adalah hari jum’at, pada hari itu Nabi Adam as. diciptakan, hari itu pula dimasukan kedalam surga dan kemudian dikeluarkan daripadanya, dan kiamatpun tidak akan terjadi kecuali pada hari jum’at.” (HR. Muslim)

Untuk menyambut hari Jumat, Rasulullah SAW memperbanyak ibadah pada malam Jumat, termasuk doa dan dzikir.

Amalan doa dan dzikir pada malam Jumat dapat membuka pintu rezeki dan ampunan dari Allah SWT.

Dalam Ihya al-‘Ulum al-Din, Imam Al-Ghazali menganjurkan agar umat Islam meningkatkan ibadah pada hari Jumat.

Dari Anas, bahwa Nabi Saw. bersabda: “Malaikat Jibril as. datang kepadaku sedang ditangannya terdapat sebuah cermin putih, kemudian ia berkata : “Hari jumu’at ini diwajibkan oleh Tuhanmu agar menjadi hari raya bagimu dan umatmu sesudahmu. “aku bertanya: “kami akan mendapat apakah dari daripadanya? “ia menjawab: “Bagi-mu sebaik-baik saat, siapapun yang berdo’a padanya dengan kebaikan maka Allah Swt. akan mengabulkannya. Siapa saja yang meminta, niscaya Allah akan diberi. Siapapun yang belum terkabulkan permohonannya, Allah akan tangguhkan. Siapa saja yang memohon perlindungan dari keburukan yang menimpanya, niscaya Allah akan melindunginya. ‘Jum’at adalah pemuka hari bagi kami. Dan kami berdo’a di akhirat pada hari yang penuh berkah ini.” (HR. Muslim)

Dikutip dari buku Doa-doa Khusus Wanita Agar Sukses, Sehat, Kaya, dan Bahagia Dunia Akhirat karya Amirulloh Syarbini, terdapat bacaan doa malam Jumat dan hari Jumat.

Doa Malam Jumat 

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ هُدًى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى وَالْعَمَلَ بِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى،
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ قُوَّتِكَ لِضَعْفِنَا، وَمِنْ غِنَاكَ لِفَقْرِنَا وَفَاقَتِنَا، وَمِنْ حِلْمِكَ وَعِلْمِكَ لِجَهْلِنَا،
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَأَعِنَّا عَلَى شُكْرِكَ وَذِكْرِكَ، وَطَاعَتِكَ وَعِبَادَتِكَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Allahumma innii as’aluka hudaa wattuqaa wal ‘afaafa wal ghinaa wal ‘amala bimaa tuhibbu watardhaa, allahumma innii as’aluka wamin quwwatika lidha’finaa, wa min ghinaaka lifaqrinaa wa faaqatinaa, wa min hilmika wa ilmika li jahlina, allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa aali Muhammad-in, wa a’innaa ‘alaa syukrika wa dzikrika, wa thaa’atika wa’ibaadatika, birahmatika yaa arhamar raahimiin-a.

Artinya: “Ya Allah, aku mohon petunjuk pada-Mu dan kehormatan, serta kekayaan dan beramal sesuai dengan apa yang Engkau cintai dan ridhai. Ya Allah aku mohon kekuatan dari-Mu karena kelemahan kami, kekayaan dari-Mu karena kefakiran dan kepapaan kami, dan kearifan serta ilmu dari-Mu karena kejahilan kami. Ya Allah sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad saw., dan keluarganya, dan bantulah kami agar dapat bersyukur dan berdzikir kepada-Mu, serta menaati-Mu dan beribadah dengan baik pada-Mu, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.”

Baca juga: Surat Yasin dan Keutamaan Membaca Tiap Jumat, Apakah Ada Tuntunannya?

Doa Hari Jumat

اللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَقْرَبِ مَنْ تَقَرَّبَ إِلَيْكَ، وَأَوْجَهِ مَنْ تَوَجَّهَ إِلَيْكَ، وَأَنْجَحِ مَنْ سَأَلَكَ وَتَضَرَّعَ إِلَيْكَ،
اللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ كَأَنَّهُ يَرَاكَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ الَّذِي فِيهِ يَلْقَاكَ، وَلَا تُمِتْنَا إِلَّا عَلَى رِضَاكَ،
اللّٰهُمَّ وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ أَخْلَصَ لَكَ بِعَمَلِهِ، وَأَحَبَّكَ فِي جَمِيعِ خَلْقِكَ،
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لَنَا مَغْفِرَةً جَزْمًا حَتْمًا لَا تَقْتَرِفُ بَعْدَهَا ذَنْبًا، وَلَا نَكْتَسِبُ خَطِيئَةً وَلَا إِثْمًا،
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، صَلَاةً نَامِيَةً دَائِمَةً زَاكِيَةً مُتَتَابِعَةً مُتَوَاصِلَةً مُتَرَادِفَةً، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Allahummaj’alnaa min aqrabi man taqarraba ilaika, wa awjahi man tawajjaha ilaika, wa anjahi man sa’alaka watadharra’a ilaika, allahummaj’alnaa mimman ka ‘annahu yaraaka ilaa yaumil qiyaamatilladzii fiihi yalqaaka, wa laa tumitnaa illaa ‘alaa ridhaaka, allahumma waj’alanaa mimman akhlasha laka bi’amalihi wa ahabbaka fii jami’i wa khalqika. Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa aali Muhammad-in, waghfir lanaa maghfiratan jazman hatman laa taqtarifu ba’dahaa dzanban, wa naktasibu khathii’atan wa laa itsman, allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa aali Muhammad-in, shalaatan naamiyatan daa’imatan zaakiyatan mutataabi’atan mutawaashilatan mutaraadifatan, birahmatika yaa arhamar raahimiin-a.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yang paling dekat kepada-Mu, serta orang yang paling mulia di sisiMu, dan orang yang paling berhasil saat meminta kepada-Mu dan merendah diri kepada-Mu. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk mereka yang seolah-olah melihat-Mu sampai hari kiamat yang pada saat itu mereka akan berjumpa dengan-Mu, dan jangan Engkau akhiri kehidupan kami kecuali berdasarkan ridha-Mu. Ya Allah, jadikan kami termasuk orang ayng ikhlas dalam amalnya kepada-Mu dan mencintai-Mu di antara semua makhluk. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad saw., dan keluarganya, dan ampunilah kami dengan pengampunan yang pasti sehingga kami tidak sekali-kali berbuat dosa, kesalahan dan maksiat setelahnya. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad saw., dan keluarganya dengan shalawat yang berkembang, abadi, tumbuh terus-menerus, berkesinambungan dan tak terputus, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.”

Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u bidzanbī, faghfir lī, fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sungguh, tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.” (HR. Shahih al-Bukhari, no. 6306).

Surat Al-Kahfi Ayat 1-10

Umat Islam dianjurkan untuk membaca Surat Al-Kahfi ayat 1-10, termasuk pada hari Jumat, sebagaimana dalam hadis:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved