Berapa Usia Ideal Anak Masuk Sekolah? Ini Penjelasan IDAI
Hari pertama sekolah sering menjadi momen yang penuh harap bagi anak dan oran tua. Muncul pertanyaan mendasar yang kerap membingungkan orang tua.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Hari pertama sekolah sering menjadi momen yang penuh harap bagi anak dan orangtua.
- Pada usia berapa anak sebenarnya siap mulai bersekolah secara formal?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hari pertama sekolah sering menjadi momen yang penuh harap bagi anak dan orang tua.
Namun, di balik kesiapan seragam dan perlengkapan belajar, muncul pertanyaan mendasar yang kerap membingungkan orang tua.
Baca juga: 15 Ide Seru Mengisi Libur Sekolah Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Rumah
Pada usia berapa anak sebenarnya siap mulai bersekolah secara formal?
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Hesti Lestari, Sp.A, Subsp. TKPS(K), menjelaskan bahwa usia memang menjadi faktor paling umum dalam penentuan masuk sekolah, tetapi tidak bisa berdiri sendiri.
Sekolah formal dimaknai sebagai pendidikan yang terstruktur, berbeda dengan pendidikan non formal seperti kursus atau pelatihan.
Serta pendidikan informal yang diperoleh anak melalui stimulasi di rumah, termasuk pembiasaan life skills sejak dini.
Baca juga: Liburan Akhir Tahun Anak Sekolah 2025 sampai Kapan? Ini Kegiatan yang Disarankan Selama Libur
Di Indonesia, ketentuan usia masuk Sekolah Dasar telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Anak diprioritaskan diterima di SD jika telah berusia 7 tahun, atau minimal 6 tahun pada 1 Juli tahun berjalan.
Terdapat pula pengecualian bagi anak dengan kecerdasan atau bakat istimewa, yakni minimal 5 tahun 6 bulan, dengan syarat kesiapan psikis yang dibuktikan melalui surat keterangan.
Jika dibandingkan dengan negara lain, kebijakan usia masuk sekolah memang beragam.
Negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru memulai sekolah formal sejak usia 5 tahun. Indonesia berada di posisi tengah, yakni antara usia 6 hingga 7 tahun.
Namun, menurut Dr. Hesti, usia bukan satu-satunya indikator kesiapan sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Hari-Pertama-Sekolah-di-SDN-2-Kebonsari-Malang_20250714_091126.jpg)