Rabu, 22 April 2026

Tren Warna Mode 2026, Dari Cloud Dancer hingga Lavender Simbol Reset Emosi dan Awal Baru

Dunia mode tidak hanya berbicara soal potongan busana atau siluet yang berganti cepat dari musim ke musim.  Warna rambut pun membuat tren sendiri.

Kbizoom
Jennie BLACKPINK mengenakan gaun putih dari Koleksi Musim Gugur/Musim Dingin Chanel 1990. Tahun 2026 dunia mode tidak hanya berbicara soal potongan busana atau siluet yang berganti cepat dari musim ke musim.  Warna rambut pun membuat tren sendiri. Warna putih menandai tren. 

Pantone telah menobatkan ‘Cloud Dancer’ sebagai Warna Tahun Ini 2026. Putih lembut dengan nuansa alami ini muncul di berbagai panggung mode, dari Victoria Beckham hingga Chanel, Hermès, dan Celine. 

Tidak dingin, tidak steril, Cloud Dancer hadir sebagai putih yang hangat dan menenangkan.

Laurie Pressman, Wakil Presiden Pantone Color Institute, menjelaskan makna di balik pemilihan warna ini.

“Mirip dengan kanvas kosong, Cloud Dancer menandakan keinginan kita untuk memulai sesuatu yang baru,"ungkap Laurie dilansir, Senin (29/12/2025). 

Putih ini fleksibel, bisa tampil monokrom untuk kesan bersih dan elegan, atau menjadi dasar bagi aksen warna kontras yang lebih ekspresif. 

Di tengah dunia yang bergerak cepat, Cloud Dancer menjadi simbol jeda dan penataan ulang.

 

Chartreuse, Optimisme yang Berani tapi Sadar

Berbeda dengan Cloud Dancer yang tenang, chartreuse membawa energi baru ke runway musim semi/panas 2026. 

Warna hijau sitrus yang nyaris kekuningan ini terlihat menonjol di Loewe, Valentino, hingga Prada. 

Chartreuse tidak datang sebagai warna yang agresif, melainkan sebagai suntikan optimisme yang lugas.

Permainan hijau mint dan kuning sitrus memperlihatkan bagaimana warna ini bisa terasa segar tanpa berisik. 

Chartreuse menjadi penanda bahwa pembaruan tidak selalu harus lembut, kadang perlu keberanian yang terukur.

 

Biru Cerulean, Stabilitas di Tengah Perubahan

Biru cerulean muncul kuat dalam busana formal dan malam, terutama di Paris dan Milan..

Cerulean membawa kesan stabil, jernih, dan reflektif—sebuah penyeimbang di tengah fase transisi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved