Tren Warna Mode 2026, Dari Cloud Dancer hingga Lavender Simbol Reset Emosi dan Awal Baru
Dunia mode tidak hanya berbicara soal potongan busana atau siluet yang berganti cepat dari musim ke musim. Warna rambut pun membuat tren sendiri.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Warna menjadi elemen yang paling bertahan lama, melekat pada emosi, dan sering kali mencerminkan suasana batin kolektif manusia pada masanya.
- Tren warna 2026bergerak ke satu arah yang jelas, pembaruan yang tenang, optimisme yang terkendali, dan keinginan memulai ulang tanpa gegap gempita.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dunia mode tidak hanya berbicara soal potongan busana atau siluet yang berganti cepat dari musim ke musim.
Warna justru menjadi elemen yang paling bertahan lama, melekat pada emosi, dan sering kali mencerminkan suasana batin kolektif manusia pada masanya.
Baca juga: Selamat Tinggal Mode Aman, Tren Rambut 2026 Hadir dengan Warna Ekstrem dan Potongan Dramatis
Di tahun 2026, tren warna mode bergerak ke satu arah yang jelas, pembaruan yang tenang, optimisme yang terkendali, dan keinginan memulai ulang tanpa gegap gempita.
Jika tahun-tahun sebelumnya warna hadir sebagai bentuk pelarian atau pelipur lara, palet warna 2026 datang sebagai ajakan bernapas lebih pelan.
Dilansir dari Bazaar, diprediksi tren melihat tahun ini sebagai fase “reset”, bukan penemuan ulang yang drastis, melainkan pembaruan yang terasa manusiawi dan membumi.
Warna Sebagai Cermin Iklim Emosional
Dalam siklus tren, panjang rok dan tinggi tumit bisa berubah dalam semalam.
Namun warna bekerja dengan cara berbeda. Ia melekat lebih lama, membangun suasana, dan menangkap iklim budaya dengan cara yang jauh lebih halus.
Pada 2022, fuchsia menjadi simbol pelepasan kolektif ketika dunia keluar dari isolasi.
Tahun 2025, palet warna justru menggelap, cokelat melankolis, merah anggur tua, dan ungu suram mendominasi sebagai bentuk perlindungan emosional. Memasuki 2026, arah itu berubah lagi.
Teori warna menyebutkan bahwa lingkungan visual memengaruhi suasana hati. Karena itu, tren warna dalam mode kerap menjadi refleksi langsung dari kebutuhan emosional masyarakat.
Untuk 2026, para ahli memprediksi suasana pembaruan yang lebih segar, tercermin dari dominasi hijau, biru muda, dan spektrum warna lembut yang menenangkan.
Cloud Dancer, Putih sebagai Lembaran Baru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jennie-blackpink-mengenakan-gaun-putih-dari-koleksi-chanel-1990.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.