Selasa, 21 April 2026

Bacaan Doa

Doa Niat Puasa Daud, Amalan Sunah yang Paling Dicintai Allah SWT

Puasa Daud merupakan amalan sunah yang paling dicintai Allah SWT. Puasa ini dicontohkan oleh Nabi Daud Alaihissalām (AS).

Editor: Nuryanti
Tribunnews.com
DOA PUASA DAUD - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Jumat (23/1/2026). Puasa Daud merupakan amalan sunah yang paling dicintai Allah SWT. Puasa ini dicontohkan oleh Nabi Daud Alaihissalām (AS). 
Ringkasan Berita:
  • Puasa Daud merupakan puasa sunah yang paling utama karena Allah SWT mencintai amalannya.
  • Puasa Daud dicontohkan oleh Nabi Daud AS.
  • Muslim dapat menunaikan puasa Daud kapanpun, kecuali pada hari-hari yang terlarang untuk berpuasa, di antaranya saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

TRIBUNNEWS.COM - Puasa Daud merupakan salah satu puasa yang hukumnya sunah muakkad (sangat dianjurkan).

Amalan sunah ini merupakan puasa paling utama yang dicintai oleh Allah SWT.

Seperti namanya, puasa Daud dicontohkan oleh Nabi Daud Alaihissalām (AS) sebagaimana disebutkan dalam hadis.

“Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Daud. Ia berpuasa sehari dan berbuka sehari.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kementerian Agama menjelaskan bahwa puasa Daud dilakukan dengan cara selang-seling, yaitu sehari berpuasa, hari berikutnya tidak berpuasa, kemudian hari berikutnya berpuasa lagi, dst.

Puasa Daud dapat dilakukan kapanpun, kecuali pada hari-hari terlarang untuk berpuasa, yaitu hari raya Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

Selain itu, puasa Daud tidak dapat dilakukan pada bulan Ramadhan karena muslim diwajibkan menjalankan puasa Ramadhan.

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut bacaan niat puasa Daud.

Baca juga: Doa Ganti Puasa Ramadhan, Bagaimana Jika Lupa Mengqadha Puasa?

Doa Niat Puasa Daud

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Dāwuda sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya berniat puasa Daud, sunnah karena Allah Ta‘ala.”

Dalil Anjuran Puasa Daud

Puasa Daud merupakan puasa sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw menjelaskan bahwa Allah SWT mencintai puasa dan sholatnya Nabi Daud.

Bahwasanya Abdullah bin Amr bin Ash ra. [diriwayatkan] dikhabarkan kepadanya sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda padanya: "Shalat yang paling dicintai Allah adalah shalat Nabi Dawud dan puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Dawud, ia tidur separuh malam kemudian shalat di sepertiganya dan tidur lagi di seperenamnya, ia puasa sehari serta berbuka sehari." [HR. al-Bukhari No. 1131]

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr [diriwayatkan] ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, puasa yang paling utama adalah puasa Nabi Dawud a.s., beliau berpuasa sehari dan berbuka sehari. [H.R. an-Nasa’i No. 2338].

Dalam riwayat lain, Rasulullah Saw menjelaskan bagaimana Nabi Daud menunaikan puasanya, dikutip dari laman Muhammadiyah.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr [diriwayatkan] ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepadaku, puasalah seperti puasanya Nabi Dawud, dan janganlah menambahnya. Aku bertanya (‘Abdullah bin ‘Amr), Wahai Rasulullah, bagaimana puasa Nabi Dawud itu? Nabi saw menjawab, dahulu Nabi Dawud puasa sehari dan berbuka sehari. [H.R. Ahmad dan lainnya No. 6867].

Langkah-Langkah Menjalankan Puasa Daud

Cara melaksanakan puasa Daud sama dengan puasa pada umumnya, seperti berikut:

1. Membaca Niat

Langkah pertama dalam Puasa Daud adalah membaca niat. Niat sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum waktu subuh tiba.

Namun, karena Puasa Daud termasuk puasa sunnah, niat juga boleh dibaca pada pagi hari, asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

2. Melakukan Sahur

Sahur dianjurkan sebelum memulai puasa agar tubuh memiliki tenaga untuk beraktivitas sepanjang hari. Selain memberi energi, sahur juga termasuk amalan sunnah yang mengandung keberkahan.

Jika seseorang tidak sempat sahur karena alasan tertentu, seperti terlambat bangun, puasanya tetap sah dan bisa dilanjutkan.

3. Menjaga Diri dari Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Selama berpuasa, seseorang harus menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri. Hal ini berlaku sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Tidak hanya itu, orang yang berpuasa juga dianjurkan menjaga sikap dan perilaku, seperti menghindari berkata bohong, bergunjing, dan perbuatan maksiat lainnya. Jika hal-hal tersebut dilakukan, puasa hanya akan terasa sebagai lapar dan haus tanpa mendapatkan pahala.

4. Berbuka Puasa

Puasa Daud diakhiri dengan berbuka saat matahari telah terbenam, sama seperti puasa pada umumnya.

Disunnahkan untuk menyegerakan berbuka puasa karena baik untuk kesehatan dan membantu memulihkan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Manfaat Puasa Daud

Puasa Daud mendatangkan banyak manfaat kepada orang yang rajin menjalankannya.

Allah SWT tidak hanya menjanjikan pahala yang besar, namun juga manfaat kesehatan yang diperoleh hamba-Nya yang rajin berpuasa Daud.

Dikutip dari laman Fakultas Kedokterang Universitas Islam Indonesia, berikut manfaat puasa Daud.

1. Menyehatkan tubuh

Puasa Daud disebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan badan karena pola puasanya sejalan dengan prinsip intermittent fasting.

2. Membantu menurunkan berat badan

Pola puasa selang-seling (sehari puasa, sehari tidak) berpotensi menurunkan berat badan, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian tentang intermittent fasting.

3. Menurunkan kadar lemak (lipid) dalam tubuh

Berdasarkan penelitian yang dikutip, pola puasa seperti ini dapat membantu menurunkan lipid yang berisiko bagi kesehatan.

4. Menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT)

Puasa dengan pola intermittent fasting terbukti mampu menurunkan IMT, yang berkaitan dengan kondisi berat badan ideal.

5. Mengurangi lingkar panggul

Artikel menyebutkan bahwa pola puasa ini dapat membantu mengurangi lingkar panggul, sebagai indikator penurunan lemak tubuh.

6. Menjaga dan memperbaiki metabolisme tubuh

Pola puasa Daud yang teratur memberi pengaruh positif terhadap metabolisme tubuh.

7. Mendapatkan pahala ibadah sunnah

Selain manfaat kesehatan, puasa Daud mendatangkan pahala besar karena merupakan puasa sunnah yang paling dicintai Allah SWT.

8. Menyeimbangkan ibadah dan kesehatan

Puasa Daud memberikan manfaat spiritual sekaligus manfaat fisik, sehingga tubuh sehat dan ibadah tetap optimal.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved