Rabu, 20 Mei 2026

Bacaan Doa

Al-Kahfi Ayat 1-10, Dibaca di Hari Jumat untuk Perlindungan dari Dajjal

Al-Kahfi ayat 1-10 dapat dibaca di hari Jumat untuk memohon perlindungan dari fitnah Dajjal. Ulama berpendapat Al-Kahfi ayat 1-10 harus dipahami.

Tayang:
Tribunnews.com
SURAT AL-KAHFI - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Jumat (30/1/2026). Al-Kahfi ayat 1-10 dapat dibaca di hari Jumat untuk memohon perlindungan dari fitnah Dajjal. Ulama berpendapat Al-Kahfi ayat 1-10 juga harus dipahami maknanya. 

Artinya: Mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah besar kebohongan yang keluar dari mulut mereka. Mereka hanya mengatakan kebohongan.

Ayat 6

فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا ۗ

Fala‘allaka bākhi‘un nafsaka ‘alā āṡārihim il lam yu’minū bihāżal-ḥadīṡi asafā.

Artinya: Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu sendiri karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).

Ayat 7

اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ۗ

Innā ja‘alnā mā ‘alal-arḍi zīnatall lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā.

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.

Ayat 8

وَاِنَّا لَجَاعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًا ۗ

Wa innā lajā‘ilūna mā ‘alai-hā ṣa‘īdan juruzā.

Artinya: Dan sungguh, Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang ada di atasnya menjadi tanah yang tandus.

Ayat 9

اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا ۗ

Am ḥasibta anna aṣḥābal-kahfi war-raqīmi kānū min āyātinā ‘ajabā.

Artinya: Ataukah engkau mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqīm itu termasuk tanda-tanda (kekuasaan) Kami yang menakjubkan?

Ayat 10

اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا ۗ

Iż awal-fit-yatu ilal-kahfi faqālū rabbanā ātinā mil ladunka raḥmataw wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadā.

Artinya: (Ingatlah) ketika para pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.”

Dalil Anjuran Membaca Al-Kahfi ayat 1-10

Keyakinan bahwa membaca Al-Kahfi ayat 1-10 pada hari Jumat dapat melindungi muslim dari fitnah Dajjal berakar dari penafsiran para ulama terhadap sejumlah hadis.

Fitnah Dajjal yaitu segala ajaran Dajjal yang mengarah pada ketidakpatuhan terhadap Allah SWT.

Mengenai mengapa dibaca pada hari Jumat, hal ini karena hari Jumat merupakan hari terjadinya kiamat dan fitnah Dajjal muncul sebelum kiamat, sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis berikut:

  • Abū al-Ḥasan Aḥmad Ibn Utsmān al-Muqrī mengabarkan kepada kami di Bagdad, Abū Qilabah ‘Abdu al-Malik Ibn Muḥammad menceritakan kepada kami, Yaḥya Ibn Kaṡīr menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Abū Hāsyim, dari Qais Ibn ‘Abbād, dari Abū Sa'īd al-Khudrī, dia berkata: Rasulullah  Saw bersabda, "Barangsiapa membaca surah al-Kahf sebagaimana yang telah diturunkan, maka dia akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti (seperti) dari tempat berdirinya menuju Makkah. Barang siapa membaca 10 ayat terakhir dari surah al-Kahf, lalu Dajjal keluar, maka Dajjal tidak akan mampu menguasainya." (HR. Hakim)
  • Dari Abū al-Dardā’ bahwasanya Nabi Saw bersabda; “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat al-Kahf maka ia dijaga dari Dajjal.” (Dalam riwayat lain, sepuluh akhir sebagai ganti sepuuh awal)." (HR. Muslim)
  • Dari Abū al-Dardā’ bahwasanya Nabi Saw bersabda: “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat al-Kahf maka ia dijaga dari Dajjal.” (HR. Abū Dāwud)
  • Dari Abī Sa’īd al-Khudrī berkata Rasulullah Saw: "Barang siapa membaca surah al-Kahf pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dan Baitul ‘Atīq”. (HR. Darimi)

Dalam hadis lain, Al-Kahfi dianjurkan untuk dibaca setiap hari, bukan hanya setiap Jumat.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved