Jumat, 8 Mei 2026

Bacaan Doa

Zikir dan Doa Wukuf di Arafah Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Jemaah haji dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan memohon ampunan Allah SWT ketika wukuf di Arafah, yang menjadi puncak haji.

Tayang:
Tribunnews.com
ZIKIR DAN DOA ARAFAH - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Kamis (7/5/2026). Jemaah haji dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan memohon ampunan Allah SWT ketika wukuf di Arafah, yang menjadi puncak haji. 
Ringkasan Berita:
  • Wukuf di Arafah menjadi puncak ibadah haji sekaligus momen terbaik untuk memperbanyak doa, zikir, talbiyah, dan memohon ampun kepada Allah SWT. 
  • Selama wukuf, jemaah dianjurkan membaca berbagai zikir seperti tahlil, salawat, istighfar, talbiyah, takbir, Surah Al-Fatihah, Surah Al-Ikhlas, hingga doa khusus wukuf.
  • Seluruh bacaan tersebut berisi permohonan ampunan, perlindungan, rezeki halal, ilmu bermanfaat, serta harapan memperoleh husnul khatimah dan keselamatan dunia akhirat.

TRIBUNNEWS.COM - Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji yang paling utama dan menjadi puncak perjalanan spiritual bagi jemaah haji.

Pada momen ini, jutaan umat Islam berkumpul di Padang Arafah untuk memperbanyak doa, zikir, talbiyah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT dengan penuh kekhusyukan. 

Keutamaan wukuf di Arafah bahkan ditegaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya, “Al-hajju ‘Arafah” yang berarti “Haji itu adalah Arafah.” (HR. Tirmidzi). 

Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan umat Islam untuk banyak berzikir ketika berada di Arafah sebagaimana firman-Nya.

“Kemudian apabila kamu bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram.” (QS. Al-Baqarah: 198). 

Karena itu, terdapat sejumlah doa yang dianjurkan dibaca saat memasuki Arafah untuk menjalani wukuf haji.

Mengutip buku Manasik Haji dan Umrah 1447 H/2026 M oleh Kementerian Haji dan Umrah, berikut doa ketika memasuki Arafah.

Ketentuan Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah dilaksanakan setelah khutbah wukuf serta salat Zuhur dan Asar yang dijamak qasar dengan cara taqdim. 

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan wukuf dijalankan dalam suasana penuh ketenangan, kekhusyukan, dan kerendahan hati di hadapan Allah SWT. 

Baca juga: Doa Ketika Berangkat ke Arafah untuk Wukuf Bagi Jemaah Haji

Pelaksanaan wukuf dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri dengan memperbanyak zikir, istighfar, salawat, dan doa sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Dalam pelaksanaannya, wukuf tidak mensyaratkan jemaah berada dalam keadaan suci dari hadas besar ataupun kecil.

Karena itu, jemaah perempuan yang sedang haid atau nifas tetap dapat mengikuti wukuf bersama jemaah lainnya di tenda Arafah

Sementara itu, jemaah yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit atau KKHI tetap dapat menjalankan wukuf melalui program safari wukuf apabila kondisi mereka memungkinkan untuk dibawa ke Arafah.

Doa Ketika Masuk Arafah

اللَّهُمَّ إِلَيْكَ تَوَلَّحْتُ وَبِكَ اعْتَصَمْتُ ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْت.ُ
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِمَّنْ تُبَاهِي بِهِ اليَوْمَ مَلَائِكَتَكَ إِنَّكَ عَلَى
كُلِّ شَيْءٍ قَدِير

Allāhumma ilaika tawajjahtu, wa bika i‘taṣamtu, wa ‘alaika tawakkaltu. Allāhumma ij‘alnī mimman tubāhī bihi al-yauma malāikataka, innaka ‘alā kulli syai’in qadīr.

Artinya: "Ya Allah, hanya kepada-Mu aku menghadap, hanya dengan-Mu aku berpegang teguh dan kepada-Mu aku berserah diri. Ya Allah, jadi kanlah aku di antara orang yang hari ini Engkau banggakan di hadapan Malaikat-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Zikir dan Doa Wukuf di Arafah

1. Tahlil

(100 x) لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai`in qadīr.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu (dibaca 100 х)."

2. Salawat Nabi (Dibaca 100 kali)

(100 x) اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ

Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin kamā ṣallaita ‘alā sayyidinā Ibrāhīma wa ‘alā āli sayyidinā Ibrāhīma innaka ḥamīdun majīd, wa ‘alainā ma‘ahum.

Artinya: "Ya Allah, sampaikan selamat sejahtera kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana Engkau telah memberikan salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha
Agung dan semoga kami bersama mereka. (dibaca 100х)."

3. Istighfar 

(100 x) أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāhal-ladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu wa atūbu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun pada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan yang mengatur segala makhlukNya dan kepada-Nya aku bertaubat. (dibacа 100 х)."

4. Talbiyah

 لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaika Allāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.

Artinya: "Aku sambut panggilan-Mu ya Allah, aku sambut panggilanMu, aku sambut panggilan-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu, aku sambut panggilan-Mu. Segala puji, kemuliaan, dan segeпар kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu."

5. Takbir

(3 x) اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar Allāhu akbar Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan hanya milik Allah segala pujian (dibaса 3 х)."

6. Hauqalah dan Syahadat

 لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَشْهَدُ أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا

Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-‘aliyyil-‘aẓīm, asyhadu annallāha ‘alā kulli syaiin qadīr, wa annallāha qad aḥāṭa bikulli syaiin ‘ilmā.

Artinya: "Tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kekuatan (untuk menolak bahaya), kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Aku bersaksi sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya ilmu Allah meliputi segala sesuatu."

7. Ta’awudz

(3 x)  أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، إِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

A‘ūdzu billāhi minas-syaithānir-rajīm, innallāha huwas-samī‘ul-‘alīm.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui (dibaca 3 х)."

8. Surah Al-Fatihah

   بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
     الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
     إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
     اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
(3 x) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ آمِينَ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada-Mu kami minta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Amin. (dibaca 3 х)."

9. Surah Al-Ikhlas

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
     اللَّهُ الصَّمَدُ
     لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
(3 x)  وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad) Allah itu Maha Esa. Allah itu tempat meminta. Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak satu pun yang setara dengan Dia (dibaca 100 х)."

10. Doa Wukuf di Arafah

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَجُودِكَ الْقَدِيمِ وَبِاسْمِكَ الْأَعْظَمِ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَنْ تَغْفِرَ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَأَوْلَادِنَا وَإِخْوَانِنَا وَأَقْرِبَائِنَا وَمَشَايِخِنَا وَأَصْحَابِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَأَصْدِقَائِنَا وَلِمَنْ أَوْصَانَا بِالدُّعَاءِ وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ ظَلَمْنَاهُ أَوْ أَسَأْنَا إِلَيْهِ، وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، وَأَنْ تَرْزُقَنَا وَإِيَّاهُمْ خَيْرَيِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَأَنْ تَحْفَظَنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ جَمِيعِ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَأَهْوَالِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَأَنْ تَرْزُقَنَا الْعُلُومَ النَّافِعَةَ وَالْأَعْمَالَ الصَّالِحَةَ، وَأَنْ تَعْصِمَنَا مِنْ جَمِيعِ الْمَعَاصِي الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، وَأَنْ تُسَهِّلَ لَنَا رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا، وَأَنْ تَكْفِيَنَا شَرَّ الْأَشْرَارِ مِنَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ وَالدَّوَابِّ وَغَيْرِهَا، وَأَنْ تَخْتِمَ لَنَا وَلَهُمْ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ، آمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya: "Ya Allah, aku mohon, demi ZatMu Yang Maha Mulia dan demi kemurahan-Mu serta demi namaMu Yang Maha Agung,  limpahkanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Muhammad SAW. Ampunilah kami, ayah bunda kami, anak-anak kami,
saudara-saudara kami, kaum kerabat kami, guru-guru kami, sahabat-sahabat kami, pasangan kami, teman-teman kami, dan orang-orang yang berpesan untuk didoakan dan semua orang yang berbuat baik kepada kami, dan yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang pernah kami zalimi atau pun yang pernah kami berbuat jahat kepadanya, semua orang-orang Muslim dan Muslimat yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Dan berilah kami rezeki, juga mereka, dengan
kebaikan dunia dan akhirat, peliharalah kami dan mereka dari segala macam mala petaka dunia dan bencana pada hari kiamat. Berilah kami ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang baik, lindungilah kami dari semua perbuatan maksiat yang nyata dan tersembunyi, mudahkanlah kepada kami rezeki yang halal yang melimpah, lindungilah kami dari
segala kejahatan manusia, jin, binatang, dan lainnya, dan akhirilah hidup kami dan mereka dengan husnul khātimah. Amin. Semoga salawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad AW, keluarga dan para sahabatnya."

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved