Selasa, 19 Mei 2026

Bacaan Doa

Doa Saat Menunggu Waktu Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji

Jemaah haji yang menunggu waktu untuk wukuf di Arafah dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir. Berikut doa ketika menunggu waktu wukuf.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com
DOA MENUNGGU WUKUF - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Jumat (15/5/2026). Jemaah haji yang menunggu waktu untuk wukuf di Arafah dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir. Berikut doa ketika menunggu waktu wukuf. 

Di sana tidak ada perbedaan status sosial, jabatan, atau kekayaan. Semua manusia sama di hadapan Allah, yang membedakan hanyalah ketakwaan.

Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada keutamaan manusia atas manusia lain kecuali dengan takwa. Hal ini menjadi pelajaran penting bahwa wukuf mengajarkan kesetaraan dan persaudaraan di antara sesama manusia.

Wukuf juga menjadi momen untuk introspeksi diri. Jamaah diajak untuk merenungkan kesalahan masa lalu, memohon ampunan, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam suasana tenang di Arafah, jamaah menyadari bahwa setiap amal perbuatan selalu berada dalam pengawasan Allah SWT.

Allah berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 186).

Karena itu, waktu wukuf disebut sebagai waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.

Selain itu, wukuf juga mengajarkan tentang tanggung jawab dan amanah hidup. Setiap manusia memiliki tugas di dunia yang harus dijalankan dengan baik sebagai hamba Allah, anggota keluarga, dan bagian dari masyarakat.

Kesadaran ini diharapkan tumbuh setelah kembali dari Arafah agar jamaah haji menjadi pribadi yang lebih disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.

Dalam masa menunggu waktu wukuf, jamaah dianjurkan untuk mengisinya dengan kegiatan ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, beristighfar, memperbanyak doa, serta merenungi makna hidup.

Momen ini bukan hanya menunggu secara fisik, tetapi juga persiapan hati untuk benar-benar khusyuk saat wukuf dimulai.

Hal ini karena wukuf di Arafah bukan sekadar ritual ibadah, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang mendalam yang mengajarkan tentang kesederhanaan, kesetaraan, introspeksi diri, serta kedekatan total kepada Allah SWT. 

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved