Minim Waktu Pemulihan, Metode Pengencangan Kulit Non-Invasif Makin Diminati
Tren industri estetika di Indonesia mengalami pergeseran signifikan menyusul perubahan preferensi konsumen yang kian selektif.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tren industri estetika di Indonesia mengalami pergeseran signifikan menyusul perubahan preferensi konsumen yang kian selektif.
Masyarakat modern kini tidak lagi hanya mengejar hasil akhir yang instan, melainkan mulai memprioritaskan faktor kenyamanan selama perawatan, minimalisasi rasa sakit, serta ketiadaan waktu pemulihan (downtime) pasca-tindakan.
Dinamika ini mendorong para pelaku industri kecantikan tanah air untuk mengadopsi teknologi medis mutakhir yang mampu menjawab kebutuhan tersebut.
Salah satu tren yang diadopsi adalah sistem perawatan kulit berbasis gelombang yang kini tengah populer di Korea Selatan (K-Beauty), termasuk menjadi bagian dari perawatan rutin aktris papan atas Seoul, Park Shin-hye.
Perkembangan metode non-invasif (tanpa bedah) ini dinilai menjadi solusi strategis bagi kaum urban dengan mobilitas tinggi.
Perawatan yang memungkinkan pasien langsung kembali beraktivitas tanpa efek samping visual yang mengganggu kini menjadi standar baru di segmen pasar premium.
Inovasi Pengencangan Berbasis Gelombang Ganda
Dari sisi klinis, terobosan terbaru yang kini mulai masuk ke pasar Indonesia adalah perangkat XERF besutan Cynosure Lutronic.
Teknologi ini menjadi yang pertama menerapkan sistem frekuensi ganda (dual frequency) secara simultan, yaitu 6.89 MHz dan 2 MHz.
Kombinasi tersebut bekerja dengan menghantarkan energi panas secara presisi ke lapisan dermis terdalam, yang berfungsi mengencangkan serat kolagen yang mengendur sekaligus memicu produksi kolagen baru secara menyeluruh.
Untuk mengatasi persoalan klasik berupa rasa panas berlebih yang kerap memicu ketidaknyamanan pasien, teknologi ini mengintegrasikan sistem Wave Fit™ Pulse.
Sistem ini bekerja memecah energi menjadi gelombang terkontrol, sehingga peningkatan suhu pada jaringan kulit berlangsung secara gradual dan stabil demi menjaga keamanan permukaan kulit.
Baca juga: Setelah Park Shin Hye, Kini Cho Jungseok Menyapa Penggemar Film My Annoying Brother di Indonesia
Respons Industri Terhadap Dinamika Pasar
Adopsi teknologi baru ini diperkenalkan ke publik melalui kolaborasi strategis antara klinik Ace Dermatology dan distributor perangkat medis idsMED Aesthetics Indonesia dalam sebuah seremoni di Jakarta.
Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap tingginya permintaan pasar domestik akan metode perawatan yang lebih ramah bagi pasien (patient-oriented).
Vice President idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, menjelaskan bahwa industri estetika premium global saat ini memang sedang bergerak ke arah perawatan yang mengutamakan kenyamanan.
"Kami melihat permintaan terhadap skin tightening non-invasif terus meningkat seiring pergeseran preferensi pasien yang mengutamakan hasil natural, minim downtime, dan kenyamanan tindakan. XERF merepresentasikan arah baru industri yang lebih advanced dan nyaman," ujar Andy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Peluncuran-XERF-di-Ace-Dermatology.jpg)