Rabu, 3 Juni 2026

Bacaan Doa

Doa pada Hari Arafah Sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW, Amalan Mustajab Penuh Ampunan

Muslim dianjurkan memperbanyak zikir dan doa pada hari Arafah pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Tayang:
Tribunnews.com
DOA DI HARI ARAFAH - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Senin (25/5/2026). Muslim dianjurkan memperbanyak zikir dan doa pada hari Arafah pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. 

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui (dibaca 3 х)."

7. Surah Al-Fatihah

   بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
     الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
     إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
     اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
(3 x) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ آمِينَ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada-Mu kami minta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Amin. (dibaca 3 х)."

8. Surah Al-Ikhlas

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
     قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
     اللَّهُ الصَّمَدُ
     لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
(3 x)  وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad) Allah itu Maha Esa. Allah itu tempat meminta. Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak satu pun yang setara dengan Dia (dibaca 100 х)."

Amalan di Bulan Dzulhijjah

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyebutkan amalan yang dapat dikerjakan pada bulan Dzulhijjah sebagai berikut:

1. Memperbanyak Dzikir, Takbir, Tahmid, dan Tahlil

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu waktu terbaik untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan membaca takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih, terutama pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah hingga hari-hari tasyrik.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengagungkan nama Allah pada hari-hari mulia tersebut karena amalan dzikir memiliki pahala yang sangat besar. Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah salat, saat bekerja, di perjalanan, maupun ketika sedang beristirahat. Dengan memperbanyak dzikir, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan seorang Muslim lebih mudah mengingat kebesaran Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

2. Melaksanakan Puasa Sunnah Dzulhijjah

Puasa sunnah pada awal bulan Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Puasa ini dapat dilakukan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, khususnya puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Selain menjadi sarana meraih pahala besar, puasa sunnah juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah menjadi kesempatan besar untuk mendapatkan keutamaan Hari Arafah.

3. Membaca dan Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an

Bulan Dzulhijjah juga menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an merupakan ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT.

Setiap huruf yang dibaca akan bernilai pahala, terlebih lagi dilakukan pada hari-hari yang penuh keberkahan seperti Dzulhijjah. Selain membaca Al-Qur’an, umat Islam juga dianjurkan merenungkan makna ayat-ayat Allah agar dapat memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memperbanyak Sedekah dan Membantu Sesama

Sedekah menjadi salah satu amalan utama di bulan Dzulhijjah karena pahala kebaikan pada bulan ini dilipatgandakan oleh Allah SWT. Sedekah tidak hanya berupa uang atau harta, tetapi juga bisa berupa bantuan tenaga, ilmu, makanan, maupun sikap baik kepada orang lain.

Membantu fakir miskin, anak yatim, atau tetangga yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain mendatangkan pahala, sedekah juga dapat membersihkan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

5. Melaksanakan Ibadah Kurban

Salah satu amalan paling khas di bulan Dzulhijjah adalah ibadah kurban yang dilaksanakan pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari tasyrik. Ibadah ini merupakan bentuk ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT, meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Kurban tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarumat Islam.

6. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Hari-hari di bulan Dzulhijjah, terutama Hari Arafah, dikenal sebagai waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved