Bacaan Doa
Doa Mohon Petunjuk Agar Tidak Salah Berdoa, Jangan Asal Meminta
Muslim dianjurkan untuk selalu berdoa dalam berbagai keadaan. Sebaiknya, Muslim mengetahui doa agar diberi petunjuk oleh Allah ketika berdoa.
Ringkasan Berita:
- Islam mengajarkan umat Muslim untuk berdoa dengan khusyuk, rendah hati, dan tidak berlebihan dalam meminta kepada Allah SWT.
- Ada beberapa waktu dan tempat mustajab untuk berdoa, seperti sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamat, di Masjidil Haram, serta saat tawaf.
- Selain itu, doa dianjurkan dilakukan dengan adab yang baik seperti yakin dikabulkan, tidak tergesa-gesa, dan diawali pujian serta shalawat.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam kehidupan sehari-hari, setiap muslim dianjurkan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT dalam berbagai keadaan.
Doa dapat menjadi salah satu cara agar Allah SWT mengabulkan permohonan hamba-Nya dan apa yang ia harapkan.
Namun, tidak sedikit orang yang merasa khawatir doanya kurang tepat, salah dalam meminta, atau justru berlebihan tanpa disadari.
Dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengingatkan untuk tidak berlebihan dalam berdoa.
“Akan datang suatu kaum yang berlebihan dalam berdoa dan bersuci.” (HR. Abu Dawud)
Maksud berlebihan dalam berdoa antara lain memaksa dengan ucapan yang melampaui batas, dibuat-buat, atau meminta sesuatu yang tidak baik dan tidak pantas.
Islam mengajarkan agar berdoa dengan khusyuk, rendah hati, dan tidak melampaui batas.
“Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan main-main.” (HR. Tirmidzi)
Mengutip buku Kitab Doa Harian Rasulullah oleh A.R. Shohibul Ulum, berikut doa memohon petunjuk dalam berdoa.
Baca juga: Doa Ketika Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad di Kabah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Doa Mohon Petunjuk Agar Tidak Salah Berdoa
رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Rabbi inni a‘ūdzu bika an as’alaka mā laisa lī bihī ‘ilm, wa illā taghfir lī wa tarhamnī akun minal khāsirīn.
Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Jika Engkau tidak mengampuni aku dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Hud: 47)
Waktu yang Paling Baik untuk Berdo’a
1. Antara Azan dan Iqamat
Waktu antara azan dan iqamat termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW menyebut doa pada waktu ini jarang ditolak oleh Allah SWT.
2. Menjelang dan Sesudah Shalat
Sebelum maupun setelah salat wajib menjadi waktu yang baik untuk memanjatkan doa karena hati biasanya lebih tenang dan dekat dengan Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-MOHON-PETUNJUK-BERDOA-54T5T.jpg)