Bacaan Doa
Doa Agar Bisa Haji dan Umrah Berulang Kali, Amalkan Setiap Hari
Muslim yang mampu secara lahir dan batin dianjurkan untuk menunaikan ibadah haji. Ibadah ini dapat dilakukan berulang kali, seperti umrah.
Ringkasan Berita:
- Haji adalah rukun Islam kelima yang wajib bagi Muslim yang mampu, sedangkan umrah merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi yang memiliki kemampuan.
- Umat Islam dapat memanjatkan doa khusus agar dimudahkan berhaji dan berumrah, termasuk memohon kesempatan melaksanakannya berulang kali.
- Selain berdoa, dianjurkan melakukan berbagai amalan seperti menabung, bersedekah, menjaga salat, berbakti kepada orang tua, dan memperbanyak istigfar.
TRIBUNNEWS.COM - Haji merupakan rukun Islam yang kelima dan diwajibkan bagi Muslim yang mampu secara lahir dan batin.
Ibadah haji dilaksanakan di Tanah Suci Arab Saudi, yaitu di Mekkah dan sekitarnya, pada tanggal 9, 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah pada tahun hijriyah.
Rukun haji terdiri dari ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa'i, tahallul, dan tertib.
Selain haji, Muslim dapat melaksanakan umrah, ibadah yang hukumnya menurut sebagian besar ulama adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan keamanan perjalanan.
Ibadah haji sedikit berbeda dengan umrah, karena umrah dapat dikerjakan kapan pun (tidak ada tanggal tertentu), dan rukun umrah terdiri dari ihram, tawaf, sa'i, tahallul, dan tertib.
Dalam sebuah hadis disebutkan ganjaran bagi Muslim yang melaksanakan haji atau umrah.
Rasulullah SAW bersabda: "Umrah ke umrah berikutnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasan baginya selain surga." (HR. Bukhari dan Muslim)
Karena keutamaannya, Muslim dapat mengulangi ibadah haji atau umrah berulang kali.
Mengutip Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berikut doa yang dapat dibaca Muslim agar dapat melaksanakan haji dan umrah berulang kali.
Doa Agar Bisa Haji dan Umrah Berulang Kali
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي حَجًّا مَبْرُورًا وَعُمْرَةً مَقْبُولَةً مَرَّةً بَعْدَ مَرَّةٍ، وَيَسِّرْ لِي زِيَارَةَ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Allahumma rzurnii hajjan mabruuran wa 'umratan maqbuulatan marratan ba'da marrah, wa yassir lii ziyaarata baitikal haraami wa masjidi nabiyyika shallallaahu 'alaihi wa sallam.
Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku haji yang mabrur dan umrah yang diterima berulang kali, serta mudahkanlah aku untuk mengunjungi Bait-Mu yang suci dan masjid Nabi-Mu Muhammad SAW."
Baca juga: Doa Meninggalkan Makkah agar Bisa Kembali Lagi untuk Haji atau Umrah
Doa Nabi Ibrahim Agar Bisa Haji dan Umrah
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbana waj’alna muslimaini laka wamin dzurriyyatina ummatan muslimatan laka wa arina manasikana watub ‘alaina innaka antat-tauwwabur rahim
Artinya: “Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami. Jadikanlah mereka ummat Islam, ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluq-Mu.”
Doa dan Sholawat Agar Segera Menunaikan Haji dan Umrah
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’ul alim rabbana waj’alna muslimaini laka wamin zurriyatina ummatam muslimatan laka wa’arina manasikana wa tub’alaina innaka anta tawwabur rahim.
Artinya: "Ya Tuhan kami semoga Engkau menerima (amalan ibadah kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضْلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهٖ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa ‘aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya selawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya."
Amalan Agar Bisa Segera Naik Haji dan Umrah
Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan impian banyak umat Islam. Selain berdoa kepada Allah Swt. agar diberikan kesempatan menjadi tamu-Nya di Tanah Suci, terdapat berbagai amalan yang dapat dilakukan sebagai ikhtiar untuk memohon kemudahan rezeki, kesehatan, dan kesempatan berhaji maupun berumrah.
1. Menabung dan Menyisihkan Rezeki untuk Haji atau Umrah
Salah satu langkah paling penting adalah mulai menyiapkan biaya haji atau umrah sejak dini. Sisihkan sebagian penghasilan secara rutin ke dalam tabungan khusus agar dana yang dibutuhkan dapat terkumpul secara bertahap.
Menabung dengan niat ibadah juga dapat melatih kedisiplinan dalam mengelola keuangan serta menunjukkan kesungguhan dalam mewujudkan cita-cita beribadah ke Baitullah.
2. Memperbanyak Sedekah
Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain membantu orang lain, sedekah juga menjadi sebab datangnya keberkahan dan kelapangan rezeki.
Rasulullah SAW bersabda: "Tidak akan berkurang harta karena sedekah." (HR. Muslim)
Dengan membiasakan diri bersedekah, seorang Muslim berharap Allah Swt. membuka jalan rezeki yang lebih luas sehingga dimudahkan untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah.
3. Menjaga Salat Lima Waktu
Salat merupakan kewajiban utama seorang Muslim dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. Orang yang menjaga salat dengan baik menunjukkan ketaatan dan kesungguhannya dalam beribadah.
Dalam setiap salat, seorang hamba juga dapat memanjatkan doa agar diberikan kemampuan dan kesempatan untuk berkunjung ke Tanah Suci. Kedisiplinan dalam menjaga salat menjadi salah satu bentuk persiapan spiritual sebelum melaksanakan haji atau umrah.
4. Memperbanyak Istigfar
Istigfar adalah amalan memohon ampun kepada Allah Swt. atas segala dosa dan kesalahan. Selain menghapus dosa, istigfar juga diyakini dapat menjadi sebab datangnya rezeki dan kemudahan dalam berbagai urusan.
Oleh karena itu, membiasakan membaca istigfar setiap hari dapat menjadi salah satu ikhtiar agar Allah Swt. mempermudah jalan menuju ibadah haji dan umrah.
5. Berbakti kepada Orang Tua
Ridha Allah Swt. sangat berkaitan dengan ridha kedua orang tua. Karena itu, berbakti kepada ayah dan ibu merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar.
Membantu, menghormati, dan membahagiakan orang tua dapat mendatangkan keberkahan dalam hidup serta membuka berbagai pintu kebaikan.
Banyak orang meyakini bahwa doa dan ridha orang tua menjadi salah satu sebab dimudahkannya rezeki dan berbagai urusan, termasuk kesempatan menunaikan haji dan umrah.
6. Menjaga Silaturahmi
Menjalin hubungan baik dengan keluarga, kerabat, tetangga, dan sahabat merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa silaturahmi dapat menjadi sebab bertambahnya rezeki dan keberkahan hidup.
Selain itu, hubungan yang baik dengan sesama juga dapat menghadirkan dukungan, bantuan, dan motivasi yang bermanfaat dalam mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.
7. Berbuat Baik kepada Sesama
Membantu orang lain, bersikap ramah, serta memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar termasuk amalan yang dicintai Allah Swt.
Kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah dalam berbagai urusan.
Semakin banyak seseorang menebar manfaat, semakin besar harapannya untuk memperoleh keberkahan dan kemudahan dalam hidup.
8. Memperdalam Ilmu Agama
Belajar ilmu agama merupakan bekal penting bagi setiap Muslim. Dengan memahami ajaran Islam secara benar, seseorang akan lebih siap menjalankan ibadah dengan baik dan sesuai tuntunan syariat.
Pengetahuan yang baik juga membantu meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari sehingga hati semakin dekat kepada Allah Swt. dan lebih siap menjadi tamu-Nya di Tanah Suci.
9. Belajar Manasik Haji dan Umrah
Selain mempelajari ilmu agama secara umum, calon jemaah juga dianjurkan mempelajari tata cara pelaksanaan haji dan umrah.
Memahami rukun, wajib, sunnah, serta larangan dalam ibadah haji dan umrah akan membuat seseorang lebih siap ketika kesempatan berangkat datang.
Kesungguhan dalam mempersiapkan ilmu juga menjadi bentuk ikhtiar yang baik dalam menyambut panggilan Allah Swt.
10. Memperbanyak Membaca Talbiyah
Talbiyah merupakan kalimat yang biasa dibaca oleh jemaah haji dan umrah sebagai bentuk pemenuhan panggilan Allah Swt.
Bagi orang yang merindukan Tanah Suci, memperbanyak membaca talbiyah dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan dan kerinduan kepada Baitullah.
Lafal talbiyah:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ
Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu."
11. Memperbanyak Doa Memohon Haji dan Umrah
Selain melakukan berbagai ikhtiar, jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah Swt. Mintalah agar diberikan kesehatan, umur yang panjang dalam kebaikan, rezeki yang halal dan cukup, serta kesempatan menjadi tamu Allah di Makkah dan Madinah.
Doa yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan dan kesabaran merupakan salah satu amalan terbaik dalam menggapai impian berhaji dan berumrah.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-AGAR-BISA-HAJI-4543.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.