Jumat, 5 Juni 2026

Sering Main HP Sebelum Tidur? Ini yang Terjadi pada Otak Anda

Para ahli saraf memperingatkan bahwa kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur dapat mengganggu ritme sirkadian

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Pexels
ILUSTRASI SCREEN TIME - Gadis remaja menggunakan ponsel pintar sambil bersantai di sofa, menggambarkan waktu luang dan konektivitas. Para ahli saraf memperingatkan bahwa kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur dapat mengganggu ritme sirkadian 

Patel menambahkan bahwa bukti ilmiah mengenai hubungan langsung antara screen time dan penurunan memori jangka panjang pada orang dewasa masih beragam. Namun, dampak screen time terhadap gangguan tidur telah didukung oleh banyak penelitian dan layak mendapat perhatian serius.

Membuat Otak Tetap Terlalu Terstimulasi

Bukan hanya cahaya terang dari layar yang membuat seseorang sulit mengantuk. Menurut Anita Shelgikar, jenis konten yang dikonsumsi juga berperan besar.

Konten yang menarik perhatian, fitur scroll tanpa akhir, dan notifikasi pribadi memang dirancang agar pengguna terus berinteraksi dengan ponsel mereka. Akibatnya, seseorang cenderung menunda waktu tidur dan mengurangi total durasi istirahat.

Akademi Kedokteran Tidur Amerika Serikat merekomendasikan orang dewasa tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. Namun, sekitar 26 persen orang dewasa di AS mengorbankan waktu tidur mereka demi menggunakan perangkat elektronik.

Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan aktivitas otak yang memengaruhi kemampuan mengambil keputusan dan memecahkan masalah sehari-hari.

Dampaknya bisa terasa dengan cepat. Kurang tidur satu malam saja dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif, kesulitan berkonsentrasi, sakit kepala, dan perubahan suasana hati.

Dalam jangka panjang, kekurangan tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, serta rasa kantuk berlebihan pada siang hari.

Kebiasaan Sehat dalam Menggunakan Layar

1. Matikan Layar Satu Jam Sebelum Tidur
Para ahli sepakat bahwa menjauh dari layar merupakan bagian penting dari rutinitas sebelum tidur.

"Biasakan periode bebas layar setidaknya satu jam sebelum tidur. Hal ini memberi kesempatan bagi otak untuk rileks dan melepaskan melatonin," kata Fong-Isariyawongse.

2. Atur Waktu Penggunaan Layar pada Siang Hari
Patel menyarankan agar penggunaan layar dilakukan dalam blok waktu tertentu, bukan terus-menerus sepanjang hari.

Di sela-selanya, luangkan waktu 10 hingga 20 menit untuk berjalan ke luar ruangan, melakukan aktivitas sederhana dengan tangan, atau sekadar duduk tenang. Cara ini membantu otak melakukan "reset" dan menjaga kemampuan fokus.

3. Simpan Perangkat di Luar Kamar Tidur
Menurut Fong-Isariyawongse, kehadiran ponsel di dekat tempat tidur saja sudah dapat menurunkan kualitas tidur, bahkan jika perangkat tersebut tidak digunakan.

Sebagai alternatif, gunakan jam alarm biasa daripada ponsel. Jika ponsel harus berada di kamar, matikan notifikasi dan letakkan jauh dari tempat tidur agar tidak mengganggu waktu istirahat.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved