Senin, 1 September 2025

Pemilu 2024

Profil Zuhri M. Syazali, Bakal Calon DPD RI Bangka Belitung 2024, Mantan Bupati Bangka Barat

Ust. H. Zuhri M. Syazali, Lc.MA adalah mantan Bupati Bangka Barat yang kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI Bangka Belitung.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
Instagram @ust.zuhridpdri
Zuhri M. Syazali saat rapat kerja komite III DPD RI dengan Kemendikbud, Februari 2020. Ust. H. Zuhri M. Syazali, Lc.MA adalah mantan Bupati Bangka Barat yang kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI Bangka Belitung. 

- Sekolah Dasar Negeri 75 Jebus Bangka Barat (1975-1981)

- Sekolah Menengah Pertama Swadaya Jebus Bangka Barat (1981-1984)

- KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur

- S1 Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah Saudi Arabia

- S2 di International Islamic University Malaysia

Riwayat Pekerjaan

- Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung DPRD (2004-2005)

- Wakil Bupati Bangka Barat Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (2005-2010)

- Bupati Bangka Barat Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (2010-2015)

- DPD RI Dapil Bangka Belitung (2019-2024)

Alasan Maju Lagi

Zuhri M. Syazali mengungkapkan alasannya mengajukan diri lagi sebagai anggota DPD RI Bangka Beliung,

Ia memiliki dua alasan.

"Dua alasan saya maju lagi menjadi calon DPD, yaitu pertama, saya melihat DPD lembaga yang strategis untuk memperjuangkan kemajuan daerah yang ada di pusat. Artinya adalah sarana untuk memperjuangkan daerah kita. Kedua, merespons hasil dari kunjungan saya ke daerah, mengharapkan kami untuk maju kembali sebagai DPD RI mewakili mereka," jelasnya saat dihubungi Bangkapos.com, Selasa (17/1/2023).

"Persiapan sesuai tahapan, kemarin menyerahkan dukungan minimal ke KPU. Alhamdulillah mencakup enam kabupaten dan satu kota dan hasil dari verifikasi pertama total ada 1.814 dukungan," tambahnya.

Sementara saat ditanya mengenai perbandingan dua jabatan yang pernah diembannya, yaitu menjadi anggota DPD RI dan Bupati Bangka Barat, menurutnya keduanya merupakan pengabdian kepada masyarakat.

"Kalau ditanya enak jadi DPD atau Bupati, saya melihat dua-duanya sarana pengabdian kepada daerah yang saya cintai. Jadi di mana pun diamanahkan, akan memaksimalkan peran itu untuk kemajuan masyarakat. Sehingga keduanya adalah ladang amal, karena saya meyakini sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang banyak," terangnya. 

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie, Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan