Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Mahfud MD Tolak Jadi Cawapres Anies Baswedan dan Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo

Nama Mahfud MD laris manis jadi cawapres, terbukti pernah dilobi jadi cawapres Anies Baswedan hingga masuk dalam bursa cawapres Ganjar Pranowo.

WARTA KOTA/YULIANTO
Plt Menkominfo, Mahfud MD menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan seleksi jabatan Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo 2023-2028 di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2023). Nama Mahfud MD laris manis jadi cawapres, terbukti pernah dilobi jadi cawapres Anies Baswedan hingga masuk dalam bursa cawapres Ganjar Pranowo. 

"Itulah kemarin Pak Anies dan tim ke Pacitan menyampaikan ke Mas AHY dan Pak SBY," ujarnya.

Dia menyebut kedatangan Anies ke NasDem Tower hari ini juga guna menyampaikan cawapres tersebut.

"Tadi ke Pak Surya Paloh," ujarnya.

Baca juga: Elektabilitas Anies selalu di Bawah Ganjar dan Prabowo, NasDem: Kami Yakin pada Kinerja dan Struktur

Lebih lanjut, Willy menjelaskan pengumuman cawapres Anies paling lambat digelar pada 16 Juli 2023.

"Deadline waktu yang sudah kita siapkan di tim 8 itu paling lambat deklarasinya 16 Juli, tapi 1 namanya sudah," ungkapnya.

Ganjar Bicara Soal Nama Cawapres: Kita Akan Bahas Bareng Partai Politik Pendukung, Jadi Sabar

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menegaskan bahwa pembahasan soal calon wakil presiden (Cawapres) bakal dibahas bersama-sama dengan partai yang telah menyatakan bekerja sama di Pilpres 2024.

Pasalnya, Ganjar menyebut saat ini ada banyak partai politik yang masih ingin bergabung dan membuka kerja sama dengan PDI Perjuangan.

Apalagi, partai politik yang telah menyatakan kerja sama seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang membuka kemungkinan kerja sama turut menyodorkan nama cawapres.

Hal itu disampaikan Ganjar menjawab pertanyaan media soal kemungkinan nama cawapres bakal dibahas di Rakernas III PDIP.

"Jadi urusan cawapres karena banyak partai masih akan bekerja sama dengan PDI Perjuangan, maka akan terjadi berembuk, masih-masing juga sudah melemparkan, kemarin 'boleh nggak calonnya dari kami? Boleh nggak?' 'Boleh'," kata Ganjar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (6/6/2023). Turut mendampingi Ganjar, Ketua DPP PDIP bidang Politik Puan Maharani, Wakil Sekjen PDIP Arif Wibowo.

Baca juga: PDIP Sebut Jokowi All Out Dukung Ganjar Pranowo: Masa Dukung Kader Partai Lain

Gubernur Jawa Tengah ini juga menyebut nama-nama cawapres yang disodorkan mendampingi dirinya akan dibahas bersama-sama dengan partai yang telah menyatakan kerja sama.

Apalagi, hal itu telah disampaikan sebelumnya oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani.

Sehingga, nantinya nama-nama cawapres yang telah mengerucut bakal dikomunikasikan dengan dirinya, agar bisa sama-sama membangun visi misi demi kemajuan bangsa ke depan.

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan/PDIP), Megawati Soekarnoputri (kedua kanan), Ketua DPP PDIP, Puan Maharani (kedua kiri), Bakal Calon Presiden 2024 dari PDIP, Ganjar Pranowo (kanan), dan Kepala Situation Room PDIP, Prananda Prabowo memberikan keterangan saat sesi konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). Rakernas III PDI Perjuangan mengambil tema
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan/PDIP), Megawati Soekarnoputri (kedua kanan), Ketua DPP PDIP, Puan Maharani (kedua kiri), Bakal Calon Presiden 2024 dari PDIP, Ganjar Pranowo (kanan), dan Kepala Situation Room PDIP, Prananda Prabowo memberikan keterangan saat sesi konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). Rakernas III PDI Perjuangan mengambil tema "Fakir Miskin dan Anak Telantar Dipelihara oleh Negara". TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Nanti akan kita rapatkan dan tentu persis seperti Mbak Puan sampaikan, Ibu Ketum sampaikan, kita akan membahas bareng-bareng," ujar Ganjar.

"Setelah mengerucut, dikonsultasikan, nanti dikomunikasikan dengan Capresnya agar kita bisa bareng," sambung dia.

Maka dari itu, Ganjar meminta bersabar soal pengumuman nama cawapres pendampingi dirinya.

"Jadi sabar," jelas Ganjar. (tribun network/thf/Tribunnews.com)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan