Jumat, 10 April 2026

Pilpres 2024

Beda Cara Antara Golkar dan PDIP Sikapi Kader yang Beda Haluan di Pilpres 2024

Airlangga meyakini bahwa dukungan Jusuf Kalla kepada Anies tidak akan menggerus suara partainya dan Prabowo di Sulawesi.

TRIBUNNEWS.COM
Logo Golkar dan PDIP. Golkar dan PDIP memiliki cara yang berbeda dalam menyikapi kader yang berbeda pilihan di Pilpres 2024. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus senior Golkar Jusuf Kalla menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Pria yang akrab disapa JK itu berbeda dukungan dengan partainya yakni Golkar yang telah lebih dulu mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Satu pekan sudah JK menyampaikan dukungan untuk Anies-Muhaimin, yakni tepatnya pada Selasa (19/12/2023) lalu.

Baca juga: Jusuf Kalla Dukung AMIN, Basis Pendukung JK Diyakini Bakal Mengarah ke Anies-Muhaimin

Namun, tidak ada kegaduhan ataupun ancaman pecat memecat dari Golkar terkait sikap JK tersebut.

Bahkan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto hanya sebatas menghormati sikap JK tersebut.

"Ya, senior (Jusuf Kalla) selalu kita hormati," kata Airlangga di Grand Pacific Hall, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (24/12/2023).

Baca juga: JK Merapat ke Kubu Anies-Cak Imin, Budiman Sudjatmiko: Joe Biden Sekalipun, Kami Tidak Goyah 

Airlangga mengaku dukungan Jusuf Kalla terhadap Anies Baswedan pada pemilihan presiden atau Pilpres 2024 merupakan sesuatu yang sudah diantisipasi Partai Golkar.

Airlangga meyakini bahwa dukungan Jusuf Kalla kepada Anies tidak akan menggerus suara partainya dan Prabowo di Sulawesi.

"Ya karena itu sesuatu yang bisa diantisipasi. Kita cukup solid. Di Sulawesi juga solid," ucap Airlangga dikutip dari Kompas.com.

Dukungan JK ke Anies-Muhaimin

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengungkapkan dukungannya pada capres nomor urut satu, Anies Baswedan.

Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla mengaku bahwa Anies Baswedan merupakan murid politiknya. Pria yang akrab disapa JK itu mengajarkan politik kepada Anies saat masih aktif di Universitas Paramadina.

"Boleh dibilang saya yang mengajarkan politik (kepada) Anies. Dulu di Universitas Paramadina, tiap Jumat kami makan siang sama-sama dan saya memberikan mereka (Anies) isu-isu dan pengalaman politik, tiap Jumat," kata Jusuf Kalla di acara silaturahmi Presidium Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan Tim Nasional (Timnas) Pemenangan AMIN di Gedung Islamic Center IMM, Makassar Sulawesi Selatan, Selasa (19/12/2023).

Menurut JK, Anies merupakan murid politiknya yang paling cepat mengerti persoalan dan mengetahui cara untuk menyelesaikannya.

"Dari situ saya mengerti bahwa Anies cepat mengerti persoalan dan memberi dasar pengetahuan untuk menyelesaikannya," ujar JK.

Lebih lanjut, JK mengatakan bahwa menjadi presiden bukanlah tugas yang mudah. Presiden, kata dia, harus memahami semua hal, terutama mengenai persoalan ekonomi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved