Pilpres 2024
Warna-warni Gaya Kampanye Terakhir Capres-Cawapres: AMIN Pelukan, Gibran Motoran, Ganjar Diarak
Berikut warna-warni gaya kampanye ketiga paslon di hari terakhir masa kampanyenya, Amin di JIS Prabowo Gibran di GBK dan Ganjar Mahfud di Jateng
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Keduanya juga mendapat buket bunga saat penutupan kampanyenya itu.

Prabowo Berpeci, Gibran Motoran
Prabowo Subianto terlihat mengenakan peci hitam saat berkampanye di Gelora Bung Karno (GBK).
Ia diketahui datang dengan menunggangi mobil Toyota Alphard bernomor polisi B 108 PSD dan sampai di GBK sekira pukul 12.00 WIB.
Penampilan berbeda terlihat dari pasangannya, Gibran Rakabuming Raka, yang datang dengan gaya yang nyentrik.
Gibran mendatangi GBK dengan mengendarai motor listrik bersama sang istri, Selvi Ananda.
Keduanya juga terlihat memakai jaket jeans lengkap dengan helm berwarna biru muda.
Gibran dan Selvi terlihat berusaha menerobos massa simpatisan di GBK dengan dibantu para pengawal untuk membuka jalan untuknya.

Baca juga: Pengamat Politik Sebut Keputusan Ahok dukung Ganjar-Mahfud Potensial Gerus Pemilih Prabowo-Gibran
Ganjar Mahfud Diarak Naik Grobak Sapi
Sementara itu, Ganjar dan Mahfud terlihat lebih merakyat di Solo, Jawa Tengah.
Keduanya hadir dalam kampanye terakhir dengan tema ‘Hajatan Rakyat Bukan Hajatan Konglomerat’ sekira pukul 07.00 WIB.
Ganjar-Mahfud diarak menggunakan gerobak sapi dalam rangkaian acara kirab budaya.
Gerobak atau pedati yang didapati di berbagai daerah di Indonesia mewakili transportasi kerakyatan yang akan mengantarkan pemimpin Indonesia 2024-2029.
Selain Ganjar-Mahfud beserta keluarga, beberapa selebritas ikut meramaikan arak-arakan gerobak sapi ini, seperti pemengaruh (influencer) Casytha Kathmandu, Thoriq Halilintar, Lalita Hutami, Ibnu Wardani, Rendy P, Fahmi NM, dan Haris Vriza.
Ada pula budayawan Butet Kertaradjasa, Kris Dayanti, Rano Karno, Yuni Shara, Ruth Sahanaya, Marcel Siahaan, Andre Hehanusa, Deni Malik, Ilal Wardani, Chica Koeswoyo, Sandy Andarusman, Jeffrey Waworuntu, Sari Koeswoyo, dan Roni Waluya.
Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, mengatakan dengan ‘Hajatan Rakyat’ ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia beragam budaya.
Dengan keberagaman ini, Ganjar-Mahfud lah yang dianggap menjadi sosok yang pantas dalam memimpin bangsa.
"Beliau siap mengemban amanah semua rakyat, bukan hanya milik salah satu pihak, dari kirab ini menunjukkan Ganjar-Mahfud menyatu dengan rakyat.”

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Milani Resti Dilanggi/Febri Prasetyo/Yulis)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.