Jumat, 23 Januari 2026

Waria Tewas Ditembak

Polisi Duga Penembak Bukan Orang Profesional

Polisi masih terus memburu pelaku penembakan terhadap tiga waria di sepanjang jalan Purworejo, Kamis (10/3/2011).

Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih terus memburu pelaku penembakan terhadap tiga waria di sepanjang jalan Purworejo, Kamis (10/3/2011).

"Pelaku sampai saat ini belum tertangkap. Masih buron," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharuddin Djafar di Polsek Menteng, Jakarta, Kamis.

Menurut Baharuddin, pelaku kemungkinan lebih dari dua orang. Mereka
(pelaku), lanjut Baharuddin, kecil kemungkinan merupakan pembunuh
profesional.

"Karena (menembak) jarak dekat, saya pikir tidak butuh profesionalisme," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan tiga orang waria ditembak oleh orang tak
dikenal di sepanjang jalan Purworejo Taman Lawang, Kamis dinihari. Dari pemeriksaan terhadap beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian, polisi akhirnya mendapatkan sedikit titik terang terkait pengungkapan kasus itu.

Penembakan, menurut polisi terjadi sekitar pukul 03.25 WIB. Saat ketiga waria itu sedang mangkal di sepanjang jalan tersebut, datanglah para penembak berbadan tinggi besar dengan mengendarai dua motor masing-masing Kharisma hitam dan Yamaha Mio, mendekati para waria. Para penembak lalu terlibat dalam pembicaraan dengan para waria.

"Belum ada perbicangan yang cukup banyak pelaku bilang "jangan banyak
bicara". Lalu langsung ditembak," tutur Kabid Humas Polda Metro Kombes
Pol Baharuddin Djafar di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut saksi, kata Baharuddin, para pelaku yang belum diketahui jumlahnya itu, tiga kali melepaskan tembakan ke arah tiga waria. Para waria pun histeris, Mereka berteriak dan meminta tolong sejadi-jadinya.

Di sisi lain, para pelaku penembakan pun segera kabur meninggalkan
lokasi.

Sementara itu, salah seorang waria yaitu Faizal alias Shakira tewas di tempat. Beruntung bagi dua rekannya, Tantan dan Agus alias Venus,
mereka selamat dari ajal yang bersiap menjemput.

"Kita sudah antar korban ke RS, coba identifikasi dengan olah TKP. Tim
sudah mulai bekerja," ujar Baharuddin.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved