KRL Tabrak Truk Tangki
Cerita Korban Tragedi Kereta Bintaro Tahun 1987
Mayat bergelimpangan dimana-mana
"Ini masih ada bekasnya," kata Sholeh lalu menyibak celana panjangnya sambil menunjuk betis bekas korban kecelakaan.
Meskipun sudah sembuh namun kaki kanan Sholeh nampak bengkok dan ukurannya lebih besar dibandingkan kaki kiri.
Dari Wikipedia ditulis peristiwa tabrakan kereta ini dikenal dengan sebutan Tragedi Bintaro yakni peristiwa tabrakan hebat dua buah kereta api di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, pada tanggal 19 Oktober 1987 yang merupakan kecelakaan terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia.
Peristiwa ini juga menyita perhatian publik dunia mengakibatkan 156 penumpang kereta meninggal dan 300-an lebih terluka.
Sebuah kereta api yang berangkat dari Rangkasbitung, bertabrakan dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Tanah Abang.
Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu musibah paling buruk dalam sejarah transportasi di Indonesia.
Penyelidikan setelah kejadian menunjukkan adanya kelalaian petugas Stasiun Sudimara yang memberikan sinyal aman bagi kereta api dari arah Rangkasbitung
Padahal tidak ada pernyataan aman dari Stasiun Kebayoran. Hal ini dilakukan karena penuhnya jalur di stasiun Sudimara.
Kini peristiwa yang nyaris sama terulang. Senin (9/12/2013), terjadi kecelakaan kereta juga di Bintaro.
Kereta menabrak truk tangki BBM Pertamina di perlintasan kereta. Sebanyak 7 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.
Kita berharap semoga kejadian sama tidak terulang lagi di kemudian hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20131211_061459_rangkaian-krl-yang-kecelakaan-dievakuasi.jpg)