Selasa, 14 April 2026

Teman Sekolah Lihat Renggo Dipukuli di Samping Ruang Kepala Sekolah

tempat Renggo dipukuli berada persis di sebelah ruang kepala sekolah

Penulis: Wahyu Aji
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Keluarga korban Renggo Kadapi (11) siswa yang tewas dianiaya berdoa didepan makam almarhum saat dimakamkan di TPU Kampung Asem, Halim, Jakarta Timur, Minggu (4/5/2014). Renggo Kadapi tewas akibat dikeroyok oleh tiga kakak kelasnya gara-gara menjatuhkan pisang goreng. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Salah seorang teman Renggo Khadafi (11), siswa kelas V SDN 09 Makasar, Jakarta Timur yang tewas dianiaya kakak kelasnya berinisial SY (13), mengaku melihat penganiayaan terhadap almarhum.

Menurutnya, ruang kelas V, tempat Renggo dipukuli berada persis di sebelah ruang kepala sekolah yang berada di lantai dua.

Namun demikian, saat peristiwa itu terjadi, tidak ada satu pun guru di sekolah tersebut yang mengetahui insiden pemukulan yang menyebabkan bocah bertubuh gemuk itu tewas.

"Saya enggak tahu, kejadian hari senin lalu. Saya tahu justru dari televisi," kata murid kelas V SD tersebut, Senin (5/5/2014).

Menurutnya, saat insiden pemukulan tersebut terjadi hanya ada sekitar 4 orang yang berada di ruang kelas.

"(Kejadian) pas istirahat, mukulin di dalam kelas. Ada dua temannya SY nunggu di luar. Renggo dipukulin di kursi belakang," katanya.

Dirinya mengaku, pelaku juga sempat mengancam kepada teman-teman korban yang berada di ruang kelas dan melihat aksi penganiayaan itu, untuk tidak memberitahukan kepada siapa pun.

"Dia (pelaku) bilang, kalau ada yang 'ngadu', gue pukulin juga ntar. Saya juga takut buat lapor ke guru," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved