Jumlah ODHA di Depok Meningkat, Mencapai 387 Orang
Jumlah penderita HIV/AIDS atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Depok terus bertambah.
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Jumlah penderita HIV/AIDS atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Depok terus bertambah. Saat ini jumlah ODHA di Kota Depok mencapai 387 orang.
Hal itu diungkapkan, Koordinator LSM Kuldesak Kota Depok Samsu Budiman, kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).
Menurut Samsu, selain itu 19 ODHA lainnya tercatat meninggal dunia. "Saat ini tercatat dan terdeteksi ada 387 ODHA di Kota Depok," kata Samsu.
Jumlah ini katanya meningkat karena pada akhir 2013 lalu, jumlah ODHA di Depok 301 orang.
Ini berarti ada penambahan 86 ODHA baru, yang terdeteksi di Kota Depok.
Untuk itu, kata dia, perlu peran serta pemerintah Kota Depok, agar penyebaran penyakit HIV/AIDS yang belum ada obatnya ini bisa diredam dan ditekan.
"Selain itu, peran serta pemkot atas pemberian obat kepada ODHA yang ada, juga belum maksimal," katanya.
Ia menuturkan jumlah ODHA di Kota Depok menurut wilayah tempat tinggal adalah di Kecamatan Pancoran Mas sebanyak 62 orang, lalu Kecamatan Sukmajaya 55 orang, Cimanggis 40 orang, Beji 35 orang, Cinere 33 orang, Sawangan 26 orang, Cipayung 22 orang, Cilodong 14 orang, Limo 9 orang, Bojongsari 7 orang dan Tapos 6 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Lies Karmawati mengatakan perlu peran serta masyarakat agar jumlah ODHA di Kota Depok tidak terus bertambah.
Menurutnya, jumlah ODHA seperti fenomena gunung es, dimana sebenarnya masih ada ODHA yang belum terdata. Lies mengatakan pihaknya terus berupaya dalam menanggulangi penyakit HIV/AIDS dan menekan jumlah ODHA.
Selain itu, pihaknya sudah menyediakan klinik khusus bagi ODHA di RSUD Depok, yang berfungsi memberikan informasi dan obat yang dibutuhkan ODHA untuk menekan jumlah virus.
"Kami sediakan klinik khusus ini agar pengobatan bisa berjalan terus serta sebagai upaya pencegahan sejak dini," katanya.(bum)