Ahok Berangkatkan Umrah Petugas Masjid di Tanjung Priok
Pria asal Kebumen, Jawa Tengah ini direncanakan berangkat umrah pada Kamis mendatang
Dari pukul 03.00 sampai 08.00 di setiap hari, Suweha bisa mengumpulkan uang hingga Rp 50.000 dari pekerjaannya sebagai pengojek motor.
Ia tidak akan pulang ke rumah, apabila belum mendapatkan uang Rp 50.000. Menurut dia, uang sebesar itu sangat berharga, karena akan dialokasikan untuk membayar biaya kuliah anaknya.
Memasuki tahun ke-10 menjadi tukang ojek, ketiga anaknya telah lulus kuliah dengan gelar Diploma III (D3).
Suweha pun memutuskan untuk berhenti menjadi tukang ojek dan fokus menjadi marbut.
Menurut dia, pekerjaan tersebut sangat mulia dan bisa bermanfaat bagi orang lain, sebab setiap hari ia bertugas membersihkan masjid sebelum dan sesudah masjid digunakan untuk beribadah.
Pantauan Warta Kota, Suweha bersama istri tinggal sederhana di rumah petakan seluas 2x5 meter.
Di rumah itu, tidak dilengkapi fasilitas modern, bahkan hanya ada sebuah televisi tabung berukuran 21 inchi.
Rumahnya berada di pinggir jalan dan hanya ada satu kursi di ruang tamu.
Apabila ada tamu yang berkunjung, maka akan duduk lesehan di lantai. (Fitriyandi Al Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suwehamarbot-atau-petugas-kebersihan-masjid_20141217_082808.jpg)