Dua Remaja di Bekasi Nekat Jambret Ponsel Demi Beli Baju Lebaran
Di atas sepeda motor, Durotul tengah bermain ponsel Samsung Grand Prime miliknya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Butuh uang untuk beli baju lebaran, dua remaja nekat menggasak sebuah ponsel warga yang tengah 'ngabuburit' di Jalan Raya Depan Pasar Modern Harapan Indah, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/7/2015) pukul 15.00 WIB.
Govindo (18) dan Arif Kurniawan (19) akhirnya digelandang petugas ke Polsek Tarumajaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kepala Sektor Tarumajaya, Ajun Komisaris Kunto Bagus mengatakan, kejadian ini berawal saat korban, Durotul Fajriyah (23) sedang melintas dengan sepeda motor bersama ibunya Yayah (49).
Di atas sepeda motor, Durotul tengah bermain ponsel Samsung Grand Prime miliknya, sedangkan Yayah tengah mengendarai motornya.
Tak disangka, motor korban dipepet oleh Honda Scoopy tanpa pelat nomor yang dikendarai oleh dua pelaku.
Seketika, Jefri merampas ponsel yang tengah dimainkan korban.
Setelah berhasil mengambil harta benda korban, Arif yang mengemudikan motor langung kabur.
Korban yang terkejut ponselnya diambil pelaku, langsung berteriak meminta bantuan.
Lantaran arus lalu lintas di sana cukup ramai, pelaku dengan mudah dibekuk oleh Tim Resmob Polsek Tarumajaya yang tengah melintas di sekitar lokasi.
"Kedua pelaku yang ditangkap, kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Kunto pada Kamis (2/7).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku nekat menggasak ponsel korban karena ingin membeli baju lebaran.
Mereka juga mengaku, baru pertama kali melancarkan aksinya sambil menunggu panggilan kerja setelah lulus sekolah tingkat SMA.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tarumajaya, Inspektur Satu Jefri menambahkan, menjelang hari lebaran tindakan kejahatan cenderung meningkat.
Selain karena desakan kebutuhan ekonomi, mereka beraksi karena adanya peluang di balik momen besar tersebut.
Oleh karenanya, dia bakal meningkatkan pengamanan ke beberapa titik-titik rawan kejahatan, misalnya areal perumahan dan pasar tradisional.